LENTERAMERAH – Gagasan menghidupkan kembali kamp kerja ala Soviet kembali memicu perdebatan di Rusia setelah seorang pejabat perlindungan anak mengusulkan agar remaja menghabiskan sebagian liburan musim panas mereka dengan bekerja di sektor pertanian dan kegiatan sosial.
Usulan tersebut disampaikan Komisaris Hak Anak Kota Moskow, Olga Yaroslavskaya. Menurutnya, pengalaman kerja fisik dapat membantu membentuk disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja di kalangan remaja.
Dalam wawancara yang dikutip media Rusia, Yaroslavskaya mengenang pengalaman pribadinya saat masih duduk di kelas tujuh sekolah menengah. Ia mengaku pernah dikirim ke Wilayah Volgograd untuk membersihkan ladang tomat di tengah suhu mencapai 40 derajat Celsius.
“Kami tinggal di barak di tengah ladang. Kami berhasil melewatinya dan bahkan saya pulang membawa 120 rubel,” ujarnya.
Dianggap Bermanfaat bagi Remaja
Menurut Yaroslavskaya, banyak anak muda saat ini membutuhkan lebih banyak aktivitas fisik dan pengalaman nyata di luar dunia digital.
Ia menilai kamp kerja dapat menjadi sarana untuk mengenalkan nilai kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial sejak usia muda.
Usulan tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Yaroslavskaya juga mengemukakan gagasan untuk menurunkan usia kerja musiman dari 14 tahun menjadi 12 tahun serta mengurangi masa liburan musim panas sekolah.
Menuai Kritik
Meski mendapat dukungan dari sebagian kalangan yang melihatnya sebagai cara membangun karakter generasi muda, usulan tersebut juga memunculkan kritik.
Sejumlah pengamat dan pengguna media sosial mempertanyakan relevansi model kamp kerja era Soviet pada masa sekarang. Mereka menilai pendekatan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan terkait keselamatan, kesehatan, serta perlindungan hak anak.
Kritikus juga mengingatkan bahwa pengalaman kamp kerja Soviet tidak selalu romantis seperti yang sering digambarkan. Banyak peserta pada masa itu harus bekerja di bawah cuaca ekstrem dengan fasilitas yang terbatas.
Hingga saat ini belum ada dukungan resmi dari pemerintah federal Rusia maupun dari Presiden Rusia, Vladimir Putin. Gagasan tersebut masih berupa usulan yang disampaikan oleh pejabat perlindungan anak di tingkat Kota Moskow.
Warisan Era Soviet
Pada masa Uni Soviet, kamp kerja dan rekreasi bagi remaja merupakan bagian umum dari kehidupan sekolah. Program tersebut biasanya berlangsung saat liburan musim panas dan melibatkan pekerjaan pertanian seperti memanen buah, sayuran, kentang, atau kapas.
Secara resmi, kegiatan itu ditujukan untuk menanamkan disiplin, tanggung jawab kolektif, dan partisipasi sosial.
Setelah runtuhnya Uni Soviet, sebagian besar program tersebut menghilang seiring perubahan sistem pendidikan dan meningkatnya perhatian terhadap perlindungan hak anak. ***



