Lentera Merah

Information in Your Fingertips

BSI Catatkan Peningkatan Transaksi Digital

Transaksi Digital BSI
Penguatan bisnis transaksi digital yang dialami oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk. bukan hanya karena masa pandemi yang mewajibkan warga untuk membatasi pergerakan sosial tapi juga karena secara terus menerus melakukan sinergi dengan pihak lainnya. (Photo : gomuslim)

Jakarta, LM – Penguatan bisnis transaksi digital yang dialami oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk. bukan hanya karena masa pandemi yang mewajibkan warga untuk membatasi pergerakan sosial tapi juga karena secara terus menerus melakukan sinergi dengan pihak lainnya.

Wakil Direktur Utama 2 PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Abdullah Firman Wibowo, mengatakan kenaikan tren digital ini terjadi karena adanya penyesuaian dengan kondisi saat ini, yang meminimalkan interaksi untuk menghindari potensi penularan COVID-19.

“Perkembangan transaksi digital menunjukan peningkatan yang luar biasa. Tercatat peningkatan transaksi dan penggunaan layanan digital hingga 3 kali lipat,” kata Firman dalam diskusi virtual, Jumat (20/8/2021).

Ia menjelaskan faktor pertama yang mengakibatkan peningkatan transaksi adalah kebijakan pembatasan sosial yang mendorong para pemilik rekening akhirnya beral8h ke transaksi digital.

“Penyebab kedua adalah karena adanya migrasi, dari memaksa para pengguna yang dulunya tak mau menggunakan transaksi digital, akhirnya mau tidak mau haru menggunakan dan mulai mengenal transaksi digital,” ucapnya.

Dan penyebab ketiga adalah proses penggabungan yang membuat banyak nasabah existing mulai beralih menggunakan mobile banking, termasuk untuk membuka rekening tabungan baru secara online.

“Hal ini menjadi momentum baik bagi Bank BSI untuk dapat meningkatkan bisnis transaksi lebih baik lagi pada paruh kedua tahun ini,” ucapnya lagi.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, BSI mampu membukukan laba bersih sebesar Rp1,48 triliun, naik 34,29 persen secara tahunan. Hal ini seiring dengan pertumbuhan jumlah user mobile banking yang signifikan, menembus 2,5 juta pengguna.

“Hingga Juni 2021, nilai transaksi kanal digital BSI sudah menembus Rp95,13 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari transaksi melalui layanan BSI Mobile yang naik 83,56 persen secara tahunan,” urai Firman.

Jika diperinci, sepanjang Januari-Juni 2021, volume transaksi di BSI Mobile mencapai Rp41,99 triliun. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 109,82 persen secara tahunan.

Selain itu, Firman melanjutkan perseroan pun terus mengembangkan fitur-fitur relevan dengan kebutuhan transaksi masyarakat di era pandemi.

“Kami pun juga terus memperluas kerja sama dengan merchant dan marketplace untuk meningkatkan kerja sama ini,” pungkasnya.(Pht/Red)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *