Lentera Merah

Information in Your Fingertips

Serobot Tanah Warga, Dinas Kehutanan DKI Jakarta Abaikan Keaslian Dokumen Ahli Waris

Tanah H Ahmad H Saioen
Tanah seluas 8830M2 milik H Ahmad bin H Saioen telah diambil alih Dinas Kehutanan PemProv DKI Jakarta yang diduga dengan dasar hukum yang tidak jelas.(Photo : Roys)

Jakarta, LM – Merasa terdzolimi dengan penyerobotan tanah yang dilakukan Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, Ahli Waris H Ahmad bin H Saiun mengadukan keberatannya  kepada Lurah Gandaria Utara, Camat Kebayoran Baru hingga Gubernur DKI Jakarta sebagai aparat yang dianggap berwenang atas peristiwa tersebut.

Menurut  salah satu ahli waris H Abdullah bin H Ahmad, Dokumen berupa Sertifikat Tanah seluas 3380M2 yang beralamat di Jl. H. Raya Rt.005/010 Gandaria Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan yang saat ini di akui Dinas Kehutanan Provinsi DKI diduga cacat secara hukum. Karena tanah yang merupakan milik H.Ahmad bin H.Saioen itu tidak pernah diperjualbelikan kepada siapapun.

“Orang tua kami H Ahmad bin H Saiun tidak pernah memperjualbelikan tanah seluas 3380M2 milik beliau kepada siapapun. Ini terbukti dengan masih adanya dokumen asli berupa Girik C305 & Girik Kandang P.IV.S.II,”ungkap H Abdullah bin H Ahmad kepada para wartawan, Selasa (1/6/2021) di Jakarta.

Menurut kabar, Tanah seluas 3880M2 milik almarhum H Ahmad bin H Saiun saat ini kabarnya tengah digarap pihak Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta.

“Kami sebagai ahli waris H Ahmad bin H Saiun tidak merasa keberatan dengan rencana apapun yang akan dilakukan Dinas Kehutanan DKI Jakarta. Namun Kami memohon, agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk meninjau kembali keaslian dokumen yang mereka miliki. Karena kami sebagai ahli waris masih memiliki hak penuh atas tanah yang telah mereka di duduki dan di kelola saat ini ,” tegas H Abdullah bin H Ahmad.

Ahli Waris H Ahmad ibn H Saioenn
H Abdullah H Ahmad (Berpeci-red)) sebagai ahli waris menunjukkan bukti asli kepemilikan tanah seluas 3380 M2 milik orang tuanya. (Photo : Roys)

Saat ini tanah milik H Ahmad bin H Saiun tengah digarap Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta yang rencananya akan dibangun taman kota. Hal ini terlihat dengan beberapa alat berat berikut operator dan para pekerjanya yang tengah melakukan kegiatan di lokasi tersebut.

Lurah Gandaria Utara Muhammad Hasan, S.Sos, M.Si yang ditemui usai menggelar pertemuan dengan ahli waris H Ahmad bin H Saiun mengungkapkan jika dirinya masih perlu mempelajari kasus penyerobotan tanah yang dialami warganya ini.

“Kami tengah mempelajari lebih dalam kasus penyerobotan tanah milik H Ahmad bin H Saiun, dan kami berjani akan sesegera mungkin mengundang instansi pemerintah terkait bersama ahli waris H Ahmad bin H Saiun untuk rapat di kantor kelurahan Gandaria Utara,”ungkap Muhammad Hasan, S.Sos, M.Si.

Tanah H Ahmad ibn H Saioenn
Pertemuan antara Lurah Gandaria Utara, Kapolsek Kecamatan Kebayoran Baru, Babinkamtibmas juga ahli waris di Jakarta. (Photo : Roys)

Dalam pertemuan ini, tidak hanya Lurah Gandaria Utara dan ahli waris H Ahmad bin H Saiun saja yang hadir namun Kapolsek kecamatan Kebayoran Baru, Babinsa & Babinkamtibmas serta Satpol PP kelurahan Gandaria Utara juga ada dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut. (Pjr/Red).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *