LENTERAMERAH – Warisan budaya Belarus kembali memperoleh pengakuan internasional setelah UNESCO secara resmi memasukkan tradisi tekstil Negliubka dari Distrik Vetka, Region Gomel, ke dalam List of Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguarding.
Keputusan tersebut diumumkan dalam sidang ke-20 Komite Antarpemerintah UNESCO untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda yang digelar di New Delhi pada awal Desember 2025.
Pengakuan ini menandai bertambahnya elemen warisan budaya Belarus yang diakui UNESCO, sekaligus memperkuat posisi Belarus dalam diplomasi budaya internasional. Tradisi Negliubka dinilai memiliki nilai budaya tinggi namun menghadapi ancaman kepunahan akibat berkurangnya jumlah pengrajin dan minimnya regenerasi.
Tradisi tekstil Negliubka merupakan kerajinan tenun linen khas komunitas lokal di Distrik Vetka. Proses pembuatannya masih mempertahankan metode tradisional, mulai dari pemintalan rami, pewarnaan alami menggunakan kulit kayu dan tumbuhan, hingga penenunan manual dengan alat kayu. Pola geometris dan motif floral yang dihasilkan tidak bersifat dekoratif semata, melainkan memuat simbol-simbol budaya dan spiritual masyarakat Belarus.
Dalam konteks UNESCO, status “urgent safeguarding” diberikan pada tradisi yang dinilai berada dalam kondisi rentan dan memerlukan perlindungan segera. Penetapan ini bukan sekadar pengakuan simbolik, melainkan juga komitmen negara untuk mengambil langkah konkret dalam pelestarian, termasuk pendidikan, dokumentasi, dan pemberdayaan komunitas pendukung tradisi tersebut.
Pemerintah Belarus memandang pengakuan UNESCO ini sebagai bagian dari upaya mempertahankan identitas budaya nasional di tengah arus globalisasi. Kementerian Luar Negeri Belarus, bersama Komisi Nasional UNESCO Belarus, Kementerian Kebudayaan, serta institusi akademik, terlibat dalam proses pengajuan dan evaluasi tradisi Negliubka.
Masuknya Negliubka dalam daftar UNESCO menambah portofolio warisan budaya Belarus yang sebelumnya telah mencakup berbagai tradisi ritual, kerajinan, dan praktik sosial.
Pola ini menunjukkan konsistensi Belarus dalam mengajukan warisan budaya berbasis komunitas rural dan tradisi rakyat sebagai bagian dari representasi identitas nasional di panggung internasional. ***



