PAM Jaya Percepat Pipanisasi Air Bersih di Jakarta, Cakupan Layanan Capai 81,45 Persen


LENTERAMERAH – Perusahaan Umum Daerah Air Minum PAM Jaya mempercepat pembangunan jaringan pipa air bersih di sejumlah wilayah Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses layanan air minum perpipaan bagi masyarakat.

Direktur Pelayanan PAM Jaya, Syahrul Hasan, mengatakan cakupan layanan air perpipaan di Jakarta saat ini telah mencapai 81,45 persen dari target keseluruhan.

“Untuk mencapai 100 persen tentu membutuhkan kerja yang luar biasa. Saat ini masih ada sekitar 18 persen wilayah yang harus kita kejar,” kata Syahrul dalam podcast bersama tokoh masyarakat Rudi Darmawanto di kawasan Duren Sawit, Ahad, 15 Maret 2026.

Menurut Syahrul, percepatan pembangunan jaringan pipa menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses air bersih sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada warga ibu kota.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat jika proses pembangunan jaringan pipa menimbulkan ketidaknyamanan, seperti kemacetan atau gangguan aktivitas di jalan.

“Tujuan kami agar masyarakat Jakarta dapat menikmati air bersih dari jaringan perpipaan. Ini juga penting untuk mengurangi eksploitasi air tanah yang dapat mempercepat penurunan muka tanah,” ujarnya.

Syahrul menjelaskan, sekitar 18 persen wilayah yang belum terjangkau layanan air perpipaan sebagian besar berada di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Karena itu, PAM Jaya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar beralih menggunakan layanan air perpipaan.

Selain pembangunan jaringan pipa, perusahaan juga menjalankan sejumlah program peningkatan layanan.

Di antaranya pemasangan sambungan baru gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, layanan call center 24 jam, serta program jemput bola untuk calon pelanggan.

Tokoh masyarakat Jakarta, Rudi Darmawanto, menilai upaya yang dilakukan PAM Jaya menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan layanan air bersih.

“Programnya sudah bagus. Tinggal bagaimana pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan agar target pipanisasi bisa segera tercapai,” kata Rudi.***