Laporan Sekjen CSTO 2023–2025 Dirilis, Fokus pada Penguatan Militer dan Keamanan Kawasan

Laporan Sekjen CSTO 2023–2025 menekankan penguatan militer, keamanan perbatasan, dan kemampuan penjaga perdamaian.
CSTO merilis laporan Sekjen 2023–2025 yang menyoroti penguatan militer dan kerja sama keamanan.
CSTO merilis laporan Sekjen 2023–2025 yang menyoroti penguatan militer dan kerja sama keamanan.

LENTERAMERAH – Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (Collective Security Treaty Organization/CSTO) telah menerbitkan laporan Sekjen CSTO periode 2023–2025. Dokumen tersebut merangkum perkembangan utama dalam bidang militer, keamanan regional, kerja sama politik, serta aktivitas analisis strategis organisasi.

Dalam laporan tersebut, CSTO mencatat penguatan signifikan pada komponen militer. Jumlah Collective Rapid Reaction Forces telah ditingkatkan, sementara sistem komando, kendali, dan dukungan logistik dioptimalkan. Selama periode laporan, CSTO juga menyelenggarakan 20 latihan gabungan dalam berbagai format, seiring dengan pengembangan kerja sama teknis militer dan pelatihan personel militer negara anggota.

Laporan juga menyoroti peningkatan upaya dalam menghadapi tantangan dan ancaman kontemporer. Serangkaian operasi kontra-narkotika bertajuk “Channel” dilaksanakan, disertai dengan intensifikasi penanggulangan migrasi ilegal melalui operasi “Illegal” dan pemberantasan terorisme dalam kerangka operasi “Mercenary”. Kerja sama di bidang keamanan siber turut dikembangkan sebagai respons terhadap ancaman digital yang berkembang.

Di bidang penguatan perbatasan dan keamanan regional, CSTO menyetujui Kebijakan Antarnegara Khusus untuk memperkuat bagian-bagian perbatasan Tajikistan–Afghanistan. Implementasi program tersebut telah dimulai dan ditujukan untuk membantu Republik Tajikistan dalam melindungi perbatasan selatannya, seiring meningkatnya tantangan keamanan di kawasan Asia Tengah.

Pengembangan kemampuan penjaga perdamaian juga menjadi salah satu fokus utama. Kerangka regulasi yang diperbarui telah disetujui, serta kondisi yang memungkinkan partisipasi kontingen penjaga perdamaian CSTO dalam operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa telah disiapkan. Dalam periode ini, Kazakhstan melaksanakan penempatan mandiri pertama kontingen nasionalnya dalam misi penjaga perdamaian di Dataran Tinggi Golan.

Dalam aspek kerja sama politik, laporan mencatat pendalaman koordinasi CSTO dengan PBB, Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), dan Shanghai Cooperation Organisation (SCO). 

Sebuah peta jalan untuk pengembangan kerja sama antara ketiga organisasi tersebut telah ditandatangani, sementara kerja sama antarparlemen dalam kerangka CSTO Parliamentary Assembly terus berkembang secara aktif.

CSTO juga melaporkan kemajuan dalam pengembangan aktivitas informasi dan analitis. Kerja sama dengan pusat-pusat pakar dan ilmiah di negara-negara anggota telah dibangun, serta sebuah laporan analitis konseptual berjudul “The Great Eurasian Partnership: Shared Responsibility for a Secure Future” telah disiapkan sebagai bagian dari kontribusi pemikiran strategis organisasi.

Teks lengkap laporan Sekretaris Jenderal CSTO untuk periode 2023–2025 tersedia di bagian “Analytics” pada situs resmi CSTO. ***