LENTERAMERAH – Omzet perdagangan ritel di Minsk mencapai lebih dari 14,4 miliar rubel Belarus atau sekitar Rp71,49 triliun sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Data Komite Statistik Nasional Belarus (Belstat) yang dikutip Minsk-Novosti menunjukkan organisasi perdagangan menyumbang 98,4 persen dari total transaksi tersebut, dengan nilai mencapai 14,231 miliar rubel Belarus atau sekitar Rp70,65 triliun.
Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, volume perdagangan ritel ibu kota Belarus itu tumbuh 8,9 persen.
Nilainya Setara APBD Kota Besar di Indonesia
Dengan nilai sekitar Rp71,49 triliun dalam lima bulan, omzet perdagangan ritel Minsk berada di atas APBD banyak kota besar di Indonesia dalam satu tahun anggaran.
Jika dirata-ratakan, aktivitas belanja masyarakat di Minsk mencapai sekitar Rp14,3 triliun setiap bulan sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Angka tersebut menunjukkan peran Minsk sebagai pusat konsumsi terbesar di Belarus sekaligus salah satu penggerak utama ekonomi domestik negara itu.
Sektor Formal Kuasai Hampir Seluruh Pasar
Menurut Belstat, perusahaan perdagangan formal mendominasi pasar ritel Minsk dengan pangsa mencapai 98,4 persen.
Sementara itu, pedagang mandiri dan pasar tradisional hanya menyumbang sekitar 1,6 persen dari total transaksi atau sekitar 231 juta rubel Belarus, setara Rp1,14 triliun.
Dominasi ini menunjukkan tingginya konsentrasi aktivitas perdagangan pada jaringan ritel modern, pusat perbelanjaan, supermarket, dan perusahaan perdagangan berbadan hukum.
Belanja Harian Tembus Rp120 Ribu per Orang
Belstat juga mencatat tren kenaikan pengeluaran masyarakat Minsk selama lima bulan pertama tahun ini. Berdasarkan perhitungan statistik, rata-rata pengeluaran ritel per kapita berada pada kisaran 24,5 hingga 25 rubel Belarus per hari atau sekitar Rp121 ribu hingga Rp124 ribu per orang setiap hari.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu angka tersebut berada di kisaran Rp104 ribu hingga Rp109 ribu per hari.
Minsk Jadi Motor Konsumsi Belarus
Sebagai kota terbesar sekaligus pusat ekonomi Belarus, Minsk menjadi kontributor utama aktivitas perdagangan nasional.
Data Belstat menunjukkan pertumbuhan ritel di ibu kota mencapai 8,9 persen dalam harga konstan, mencerminkan peningkatan konsumsi riil masyarakat di luar faktor inflasi.
Secara nasional, omzet perdagangan ritel Belarus pada lima bulan pertama 2026 diperkirakan berada pada kisaran 34 hingga 35 miliar rubel Belarus atau setara sekitar Rp168,8 triliun hingga Rp173,8 triliun. ***



