LENTERAMERAH – Ketika banyak pihak memperkirakan pengguna kecerdasan buatan akan lebih banyak mencari produk elektronik atau gadget, hasil riset terbaru Yandex Ads justru menunjukkan gambaran yang berbeda di Kazakhstan.
Produk kesehatan seperti obat-obatan dan suplemen menjadi kategori yang paling sering dicari melalui layanan AI. Sebanyak 39 persen pengguna mengaku memanfaatkan AI untuk mencari informasi terkait produk kesehatan, menjadikannya kategori teratas dalam riset tersebut.
Angka tersebut berada di atas kategori pakaian yang memperoleh 32 persen dan elektronik yang mencatat 30 persen.
AI Jadi Alat Membandingkan Produk
Menurut Yandex Ads, salah satu alasan tingginya minat pada kategori kesehatan adalah kemampuan AI dalam menyajikan informasi secara cepat dan ringkas.
Pengguna dapat meminta perbandingan harga, mencari alternatif produk, atau memperoleh informasi dasar mengenai kandungan dan fungsi suatu obat tanpa harus membuka banyak situs sekaligus.
Proses yang sebelumnya membutuhkan beberapa pencarian kini dapat dilakukan dalam satu percakapan dengan sistem AI.
Pasar Farmasi Dorong Pertumbuhan
Tingginya pencarian obat lewat AI juga mencerminkan perubahan perilaku konsumen dalam sektor kesehatan.
Alih-alih langsung mengunjungi apotek atau marketplace, sebagian pengguna memilih mencari referensi terlebih dahulu melalui layanan AI.
Teknologi tersebut digunakan untuk membandingkan pilihan produk, mengetahui ketersediaan barang, hingga memperoleh gambaran harga sebelum melakukan pembelian.
Peran AI sebagai agregator informasi membuat proses pencarian menjadi lebih cepat dibanding metode konvensional.
Elektronik dan Pakaian Menyusul
Meski kategori kesehatan berada di posisi pertama, minat pengguna terhadap produk konsumsi lainnya juga cukup besar.
Pakaian menempati posisi kedua dengan 32 persen, sedangkan produk elektronik berada di posisi ketiga dengan 30 persen.
Data ini menunjukkan bahwa pengguna tidak lagi memanfaatkan AI hanya untuk memperoleh informasi umum, tetapi juga untuk mendukung keputusan pembelian sehari-hari.
Semakin tinggi nilai barang yang akan dibeli, semakin besar kecenderungan pengguna untuk meminta bantuan AI dalam membandingkan berbagai pilihan yang tersedia.
AI Makin Dekat dengan Aktivitas Belanja
Temuan Yandex Ads memperlihatkan bahwa fungsi AI di Kazakhstan berkembang jauh melampaui chatbot atau asisten virtual biasa.
Layanan tersebut mulai berperan sebagai penasihat belanja yang membantu pengguna menyeleksi produk sebelum transaksi dilakukan.
Ketika hampir empat dari sepuluh pengguna AI mencari obat dan suplemen melalui teknologi ini, terlihat bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu area pertama yang mengalami perubahan besar akibat pergeseran perilaku pencarian digital.
Riset tersebut juga menunjukkan bahwa AI semakin sering digunakan pada tahap awal pengambilan keputusan konsumen, terutama untuk produk yang membutuhkan perbandingan informasi secara cepat dan praktis. ***




