Rusia Dorong Veteran SVO Jadi Pengusaha lewat Kontrak Sosial

Kontrak sosial veteran SVO di Rusia menyediakan modal hingga Rp76,33 juta serta pelatihan dan pendampingan untuk membuka usaha secara formal.
Veteran SVO Rusia dapat modal usaha hingga 350 ribu rubel, pelatihan, business plan dan pendampingan untuk membangun usaha secara formal.

LENTERAMERAH — Rusia membuka jalur khusus kontrak sosial veteran SVO bagi veteran operasi militer khusus di Ukraina atau SVO yang ingin membuka usaha. Skema tersebut memungkinkan penerima memperoleh dukungan tanpa penilaian pendapatan per kapita keluarga.

Sebagaimana dilansir Kementerian Tenaga Kerja dan Perlindungan Sosial Rusia, veteran dapat sekali memperoleh kontrak sosial untuk membuka usaha jika memiliki status veteran perang, terdaftar di pusat ketenagakerjaan sebagai pengangguran atau pencari kerja, serta mendapat rekomendasi dari Dana Zaщитники Отечества.

Kontrak sosial veteran SVO mencakup modal usaha

Dukungan yang diberikan mencapai 350 ribu rubel atau sekitar Rp76,33 juta berdasarkan kurs resmi Bank Sentral Rusia pada 8 Agustus 2026. Selain itu, tersedia hingga 30 ribu rubel atau sekitar Rp6,54 juta untuk pelatihan apabila penerima membutuhkan peningkatan keterampilan.

Menurut Kementerian Tenaga Kerja Rusia, peserta juga dapat memperoleh bantuan dalam menyusun atau menyempurnakan rencana bisnis. Dengan demikian, skema tersebut menggabungkan modal awal dengan sejumlah instrumen untuk mempersiapkan penerima menjalankan usaha.

Penerima bantuan tidak sekadar menerima dana. Sebelum kontrak disetujui, pemohon harus menjalani pengujian kompetensi kewirausahaan dan mendaftarkan kegiatan usaha sesuai bentuk legalitas yang ditentukan.

Skema ini menggunakan kontrak sosial sebagai instrumen untuk mendorong penerima menuju kemandirian ekonomi. Dalam praktik kontrak sosial Rusia, kegiatan usaha dapat dilakukan melalui status pengusaha individual atau pekerja mandiri, dengan pemantauan terhadap pemenuhan kewajiban kontraktual.

Pemerintah Rusia juga menyediakan pendampingan melalui jaringan pusat layanan kewirausahaan “Мой бизнес”. Dukungan tersebut mencakup konsultasi dan bantuan metodologis bagi pelaku usaha yang menjalankan program kontrak sosial.

Kontrak untuk kegiatan kewirausahaan dapat berlangsung hingga 12 bulan. Dalam skema umum kontrak sosial, penerima juga diwajibkan memenuhi ketentuan penggunaan dana dan menjalankan kegiatan yang telah disepakati dalam program sosial.

Bagi peserta operasi militer khusus yang mengalami disabilitas kelompok I atau II, kontrak sosial untuk membuka usaha dapat dialihkan kepada pasangan atas pilihan peserta. Pengajuan dapat dilakukan melalui portal Gosuslugi, pusat layanan publik MFC atau kantor perlindungan sosial di wilayah tempat tinggal. ***