Kenapa Es Batu di Coffee Shop Tidak Cepat Cair?

Banyak orang menyadari es batu di coffee shop bisa bertahan jauh lebih lama dibanding es batu dari freezer rumah. Ternyata penyebabnya bukan sekadar suhu.
Es batu jernih dalam segelas es kopi di coffee shop.
Perbedaan struktur dan kepadatan membuat es batu coffee shop lebih awet saat dicampur ke dalam minuman dibanding es batu rumahan.

LENTERAMERAH – Banyak pelanggan coffee shop pernah mengalami hal yang sama. Es kopi hampir habis diminum, tetapi es batunya masih tersisa cukup banyak di dalam gelas. Sebaliknya, es batu yang dibuat di freezer rumah sering kali cepat mencair ketika dicampurkan ke dalam minuman.

Banyak orang mengira perbedaannya terletak pada suhu es batu. Namun secara ilmiah, penyebab utamanya justru bukan karena es coffee shop lebih dingin.

Freezer rumah umumnya bekerja pada suhu sekitar -18 hingga -20 derajat Celsius. Artinya, es batu rumahan sebenarnya sudah sangat dingin ketika dikeluarkan dari freezer.

Struktur Es yang Berbeda

Perbedaan terbesar terletak pada cara es tersebut dibuat.

Es batu rumahan biasanya dibekukan secara perlahan di dalam cetakan. Selama proses itu, udara, gas terlarut, dan mineral dalam air sering terperangkap di dalam es.

Akibatnya, bagian tengah es sering terlihat putih atau keruh. Gelembung udara tersebut menciptakan rongga-rongga kecil yang membuat struktur es menjadi kurang padat.

Sebaliknya, banyak coffee shop menggunakan es kristal atau es komersial yang diproduksi dengan mesin khusus. Air dibekukan secara bertahap sambil terus dialirkan sehingga udara dan kotoran terdorong keluar sebelum menjadi es.

Hasilnya adalah es yang lebih jernih, lebih rapat, dan memiliki kepadatan lebih tinggi.

Es Jernih Lebih Sulit Mencair

Semakin padat sebuah es batu, semakin lambat panas masuk ke dalam strukturnya.

Karena hampir tidak memiliki rongga udara, es kristal dapat mempertahankan bentuknya lebih lama ketika bersentuhan dengan kopi atau minuman yang lebih hangat.

Inilah alasan mengapa es batu yang tampak bening dan transparan biasanya lebih awet dibanding es batu putih keruh dari freezer rumahan.

Bentuk Juga Berpengaruh

Selain kepadatan, ukuran dan bentuk es turut menentukan kecepatan mencair.

Coffee shop sering menggunakan es batu berukuran besar atau berbentuk tabung tebal. Bentuk tersebut memiliki rasio luas permukaan terhadap volume yang lebih kecil.

Artinya, bagian es yang bersentuhan langsung dengan minuman menjadi lebih sedikit dibandingkan jumlah massa es yang dimiliki.

Sebaliknya, es batu kecil atau es yang sudah retak memiliki permukaan lebih luas sehingga panas lebih cepat berpindah dan proses pencairan berlangsung lebih cepat.

Bukan Karena Lebih Dingin

Meski banyak orang mengira es coffee shop lebih awet karena suhunya lebih rendah, faktor tersebut bukan penyebab utama.

Menurut prinsip fisika perpindahan panas, kepadatan, kemurnian, dan bentuk es memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap kecepatan mencair dibanding perbedaan beberapa derajat suhu awal.

Karena itu, es batu jernih yang padat hampir selalu bertahan lebih lama dibanding es batu rumahan yang banyak mengandung gelembung udara, meskipun keduanya sama-sama berasal dari air yang dibekukan. ***