EAEU Perkuat Sistem Digital Penandaan Produk untuk Lawan Barang Ilegal

EAEU menetapkan langkah lanjutan pengembangan sistem digital penandaan barang guna memperketat pengawasan legalitas dan keamanan produk.
Belarus Umumkan Pengampunan Massal, Seiring Proses Pencabutan Sanksi

Pemerintah Belarus mengumumkan pengampunan massal terhadap 123 warga, termasuk warga asing dalam konteks pencabutan sanksi dan upaya stabilisasi kawasan.
ASEAN Kecam Serangan Udara ke Rumah Sakit Mrauk-U di Myanmar

ASEAN kecamserangan udara ke Rumah Sakit Mrauk-U di Myanmar yang menewaskan sedikitnya 31 warga sipil.
Aleksandr Solzhenitsyn dan Keberanian Menulis di Tengah Negeri Tirai Besi

Aleksandr Solzhenitsyn adalah penulis Soviet yang mengubah pengalaman represi menjadi kesaksian moral tentang kekuasaan dan nurani.
Kanselir Merz Nyatakan Pax Americana Berakhir, Jerman Diminta Kejar Kepentingan Sendiri

Kanselir Jerman Friedrich Merz menilai Eropa tidak lagi bisa bergantung pada Pax Americana dan harus memperkuat otonomi pertahanan.
Lavrov Sebut Perjanjian Dayton Diganggu Barat, Rusia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Bosnia

Sergey Lavrov menilai Perjanjian Dayton dirusak intervensi Barat dan menegaskan posisi Rusia sebagai penjamin utama.
Trafigura dan Limbah Beracun di Pantai Gading, Korbankan Negara Lemah Demi Profit
Kasus Trafigura di Pantai Gading pada 2006 menjadi contoh kejahatan lingkungan korporasi global.
Kopi Tua Berusia 30 Tahun dengan Ritual Omotenashi Jepang

Kopi tua berusia 30 tahun di Osaka bukan sekadar minuman, melainkan pengalaman budaya yang dirawat selama puluhan tahun.
Burkina Faso Perketat Kedaulatan Ekonomi, Traoré Tegaskan Tambang Emas Dikelola Negara

Ibrahim Traoré menegaskan Burkina Faso akan mengelola sumber daya emasnya sendiri sebagai bagian dari kebijakan kedaulatan ekonomi.
Membaca Strategi Keamanan Nasional AS di Era Dunia Multipolar

LENTERAMERAH – Menurut analisis geopolitik yang beredar setelah publikasi Strategi Keamanan Nasional Amerika Serikat terbaru, dokumen tersebut mencerminkan pengakuan terbuka bahwa Washington tidak lagi mampu mengendalikan tatanan global secara menyeluruh. Alih-alih berbicara tentang kepemimpinan dunia, strategi ini menempatkan Amerika Serikat sebagai kekuatan yang memilih dan memilah kepentingannya di tengah realitas dunia multipolar. Bahasa yang digunakan […]
