LENTERAMERAH – Duta Besar Korea Utara untuk Indonesia, Hong Kwang Il, menjadi perbincangan di media sosial setelah tampil fasih berbahasa Indonesia saat menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka.
Video sambutannya beredar luas dan mendapat banyak respons positif dari publik Indonesia. Banyak netizen mengaku terkejut melihat diplomat Korea Utara tersebut berbicara dengan percaya diri menggunakan bahasa Indonesia yang lancar.
Dalam sambutannya, Hong Kwang Il menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan pemerintah Indonesia. Ia juga menyinggung hubungan diplomatik kedua negara yang telah berlangsung selama 62 tahun.
Hong Kwang Il Tuai Pujian Netizen
Hong Kwang Il mengatakan Korea Utara dan Indonesia memiliki tradisi panjang kerja sama serta hubungan persahabatan yang terus berkembang.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat dan memperluas hubungan persahabatan serta kerja sama antara kedua negara selama masa tugasnya di Jakarta.
Kemampuan bahasa Indonesianya langsung menjadi sorotan. Banyak pengguna media sosial memuji pelafalan dan kelancarannya saat berbicara tanpa menggunakan penerjemah.
Sebagian netizen bahkan membandingkan kemampuan Hong Kwang Il dengan sejumlah pejabat dan tokoh publik yang dinilai tidak selalu tampil sefasih diplomat asal Korea Utara tersebut saat berbicara di depan publik.
Ada pula yang menilai penggunaan bahasa Indonesia oleh Hong Kwang Il merupakan bentuk penghormatan terhadap negara tempat ia bertugas. Sikap tersebut dianggap memperlihatkan keseriusan seorang diplomat dalam membangun komunikasi dengan masyarakat setempat.
Hong Kwang Il ditunjuk sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Korea Utara untuk Indonesia pada 2026. Ia juga merangkap sebagai duta besar untuk ASEAN yang berkedudukan di Jakarta.
Penunjukan ini mengakhiri kekosongan posisi duta besar Korea Utara di Indonesia yang berlangsung lebih dari dua tahun. Sebelumnya jabatan tersebut dipegang oleh An Kwang Il hingga akhir 2023.
Selain menjadi sorotan karena kemampuan berbahasa Indonesia, kehadiran Hong Kwang Il juga menarik perhatian karena bertepatan dengan upaya kedua negara memperkuat kembali hubungan diplomatik yang telah terjalin sejak 1964. ***



