Kazakhstan Perkuat Langkah Stabilkan Harga Pangan di Tengah Tekanan Inflasi

Pemerintah Kazakhstan memperkuat kebijakan menjaga harga pangan setelah indeks harga bahan pokok mencatat penurunan untuk pertama kalinya sejak awal tahun.
Pemerintah Kazakhstan memperkuat kebijakan stabilisasi harga pangan melalui peningkatan produksi, subsidi industri, dan pengawasan distribusi.

LENTERAMERAH – Pemerintah Kazakhstan memperkuat langkah menjaga harga pangan Kazakhstan di tengah upaya mengendalikan inflasi. Dalam tiga pekan pertama Juli, indeks rata-rata harga komoditas pangan yang memiliki signifikansi sosial turun 0,1 persen dibandingkan pekan sebelumnya, menjadi penurunan pertama sejak awal 2026.

Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi Nasional Serik Zhumangarin. Pertemuan itu mengevaluasi perkembangan harga pangan, inflasi, serta langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas pasar, menurut saluran resmi Kementerian Ekonomi Kazakhstan.

Inflasi melambat, harga daging masih naik

Pada Juni 2026, inflasi tahunan Kazakhstan tercatat sebesar 10,3 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan 10,4 persen pada Mei. Sebanyak 11 wilayah masih mencatat inflasi di atas rata-rata nasional, dengan tingkat tertinggi berada di wilayah Ulytau, Kazakhstan Utara, Zhetysu, dan Akmola.

Wakil Menteri Perdagangan dan Integrasi Aizhan Bizhanova menyampaikan bahwa Juli dan Agustus merupakan periode normalisasi musiman harga bahan pangan. Dalam sepekan terakhir, harga tomat turun 15,1 persen, mentimun 18,2 persen, wortel 5,2 persen, dan telur 2,4 persen.

Di sisi lain, beberapa komoditas daging masih mengalami kenaikan harga. Harga daging domba naik 2 persen, daging kuda meningkat 1,3 persen, sementara daging cincang bertambah 0,6 persen.

Produksi domestik dan subsidi diperluas

Pemerintah menilai peningkatan produksi dalam negeri menjadi faktor utama untuk menjaga stabilitas harga. Hingga akhir tahun, Kazakhstan menargetkan tiga pabrik pemurnian minyak nabati mulai beroperasi guna meningkatkan pasokan minyak bunga matahari di pasar domestik.

Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan memberlakukan tarif listrik bersubsidi bagi 40 perusahaan industri roti untuk menekan biaya produksi. Selain itu, perusahaan kereta api nasional Kazakhstan Temir Zholy (KTZ) akan memberikan diskon tarif angkutan hingga 70 persen bagi distribusi bahan pangan penting di dalam negeri.

Serik Zhumangarin juga menginstruksikan kementerian terkait dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan pemasok besar serta importir. Setiap lonjakan harga diminta dianalisis berdasarkan rantai pasoknya agar penyebab kenaikan dapat diatasi sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasar domestik. ***