LENTERAMERAH – Sofiya Telpuk merayakan ulang tahun ke-103 pada 3 Juli, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Belarus. Momen tersebut dimanfaatkan Pemerintah Distrik Sovetsky, Kota Minsk, untuk memberikan penghormatan kepada pekerja garis belakang Perang Patriotik Raya yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya bagi negara.
Menurut laporan Minsk News, penghormatan itu merupakan bagian dari tradisi Belarus dalam memberikan apresiasi kepada para veteran dan pekerja garis belakang pada peringatan hari-hari besar nasional.
Sofiya Telpuk mengabdi sejak Perang Patriotik Raya
Sofiya Telpuk lahir di Desa Aronova Sloboda yang berada tidak jauh dari Minsk. Pada 1939, ia pindah ke Moskow dan bekerja di Pabrik Militer No. 432 sebagai petugas distribusi.
Ketika Perang Patriotik Raya pecah pada 1941, usianya belum genap 18 tahun. Kepada Minsk News, ia mengenang para pekerja pabrik saat itu bekerja tanpa hari libur dengan durasi antara 12 hingga 18 jam setiap hari demi memenuhi kebutuhan industri militer Uni Soviet.
Setelah perang berakhir, Sofiya Telpuk kembali ke Minsk dan memulai karier sebagai sekretaris-juru ketik di Kementerian Dalam Negeri Belarus. Pada 1950, ia dipindahkan ke Direktorat Urusan Internal Komite Eksekutif Wilayah Minsk dan mengabdi lebih dari 30 tahun hingga memasuki masa pensiun.
Penghormatan pada hari bersejarah Belarus
Kepala Administrasi Distrik Sovetsky, Aleksandr Shchekovich, bersama Wakil Kepala Administrasi Natalya Ananich serta Ketua Palang Merah Belarus Distrik Sovetsky, Natalya Mikhalskaya, hadir langsung untuk menyampaikan ucapan selamat.
“Anda adalah kebanggaan kami, teladan yang patut dicontoh. Semoga selalu sehat, sejahtera, dan panjang umur,” ujar Shchekovich.
Di Belarus, tanggal 3 Juli diperingati sebagai Hari Kemerdekaan yang menandai pembebasan Kota Minsk dari pendudukan Jerman Nazi pada 1944. Karena itu, ulang tahun Sofiya Telpuk setiap tahunnya bertepatan dengan salah satu hari nasional terpenting di negara tersebut. ***



