Berusia 2.510 Tahun Kota Sukhum di Abkhazia Masih Berdiri di Tepi Laut Hitam

Sukhum di Abkhazia merayakan hari jadi ke-2510. Kota di tepi Laut Hitam ini berkembang dari koloni Yunani kuno menjadi salah satu permukiman tertua di kawasan.
Berusia 2.510 tahun, Sukhum di Abkhazia menjadi salah satu kota tertua di kawasan Laut Hitam dengan sejarah yang membentang sejak Yunani kuno.

LENTERAMERAH – Sukhum di Abkhazia merayakan hari jadi ke-2510 pada 5 Juli 2026. Kota yang menghadap Laut Hitam itu dikenal sebagai salah satu permukiman tertua di kawasan Kaukasus dengan sejarah yang membentang sejak lebih dari dua setengah milenium.

Perayaan tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan budaya, konser, dan acara resmi yang melibatkan pemerintah kota serta masyarakat. Kepala Administrasi Kota Sukhum, Timur Agrba, menyampaikan pemerintah akan terus membangun infrastruktur, mempercantik ruang publik, menjaga warisan sejarah, dan meningkatkan daya tarik kota bagi wisatawan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui kantor berita pemerintah Abkhazia, Apsnypress.

Berawal dari Koloni Yunani Kuno

Usia Sukhum dihitung sejak berdirinya koloni Yunani kuno Dioscurias sekitar pertengahan abad ke-6 sebelum Masehi. Kota pelabuhan itu kemudian berkembang menjadi Sebastopolis pada masa Romawi sebelum dikenal dengan nama Sukhum hingga sekarang.

Selama lebih dari 2.500 tahun, kota ini menjadi tempat bertemunya berbagai peradaban. Pengaruh Yunani, Romawi, Bizantium, Ottoman, Rusia hingga era modern masih meninggalkan jejak pada sejarah maupun wajah kota tersebut.

Sebagian Kota Kuno Kini Berada di Bawah Laut

Salah satu keunikan Sukhum adalah keberadaan sisa-sisa kota kuno Dioscurias yang diyakini berada di bawah perairan Teluk Sukhum. Perubahan garis pantai dan aktivitas geologi selama berabad-abad menyebabkan sebagian kawasan permukiman kuno tenggelam di dasar Laut Hitam.

Temuan arkeologi bawah laut di kawasan teluk terus menjadi perhatian para peneliti. Pemerintah kota juga memanfaatkan warisan sejarah tersebut sebagai bagian dari pengembangan wisata budaya dan penelitian sejarah maritim.

Terus Berkembang sebagai Kota Pesisir

Selain mempertahankan warisan sejarahnya, Sukhum juga terus membangun wajah kota modern. Pemerintah setempat memperkenalkan sejumlah pembaruan ruang publik, termasuk kawasan pejalan kaki dan panggung pertunjukan di tepi pantai yang menjadi pusat perayaan hari jadi ke-2510 tahun ini.

Bagi masyarakat setempat, peringatan hari jadi bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga pengingat bahwa Sukhum merupakan kota yang telah melewati berbagai zaman dan tetap bertahan sebagai salah satu kota tertua di pesisir Laut Hitam. ***