Rusia Tetapkan 79 Olimpiade Sekolah untuk 2026/27

Rusia menyiapkan 79 olimpiade sekolah untuk 2026/27. Level I, II dan III menentukan bobot prestasi peserta dalam penerimaan universitas.
Daftar olimpiade sekolah Rusia 2026/27 terbagi tiga level berdasarkan jangkauan peserta, usia, kualitas soal dan hasil kompetisi.

LENTERAMERAH — Rusia memperbarui daftar olimpiade sekolah beserta tingkatannya untuk tahun akademik 2026/27. Sebagaimana dikutip dari dokumen yang disiapkan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, daftar baru mencakup 79 olimpiade, lebih sedikit dibandingkan 83 olimpiade pada tahun akademik sebelumnya dan 87 olimpiade dalam daftar 2023/24.

Perubahan tersebut tidak hanya menyangkut jumlah olimpiade. Setiap kegiatan dalam daftar memperoleh level tertentu, yaitu Level I, II atau III. Level tersebut menentukan keuntungan yang dapat diperoleh pemenang dan peraih medali ketika mendaftar ke universitas Rusia.

Tiga level menentukan bobot prestasi

Sistem Rusia membedakan olimpiade berdasarkan sejumlah kriteria, bukan sekadar nama atau skala penyelenggaraannya.

Untuk memperoleh Level I, sebuah olimpiade harus telah diselenggarakan sesuai ketentuan selama sedikitnya dua tahun sebelum pengajuan. Jumlah pesertanya harus mencapai sedikitnya 500 orang dan berasal dari minimal 45 wilayah Rusia.

Kriteria lainnya berkaitan dengan struktur usia peserta. Sedikitnya 35 persen peserta harus berasal dari kelas yang bukan kelas akhir. Ketentuan ini menunjukkan bahwa sistem tersebut juga diarahkan untuk menemukan talenta sejak sebelum siswa memasuki tahap akhir sekolah.

Kualitas soal menjadi indikator lain. Untuk Level I, sedikitnya 70 persen soal harus berupa soal kreatif, orisinal dan memiliki tingkat kesulitan tinggi. Selain itu, tidak lebih dari 25 persen pemenang dan peraih medali boleh memiliki hasil ujian akhir negara di bawah 75 poin pada mata pelajaran yang relevan.

Standar lebih longgar untuk Level II dan III

Persyaratan diturunkan untuk Level II dan III.

Untuk Level II, peserta harus berasal dari sedikitnya 35 wilayah Rusia, sementara proporsi peserta yang bukan siswa kelas akhir minimal 30 persen dan soal kreatif minimal 60 persen.

Pada Level III, cakupan geografis minimal 25 wilayah, proporsi peserta nonkelas akhir minimal 25 persen dan soal kreatif minimal 50 persen.

Meski kriterianya berbeda, ketiga level memiliki batasan yang sama mengenai jumlah pemenang. Pada tahap penyisihan, jumlah pemenang dan peraih medali tidak boleh lebih dari 45 persen peserta. Pada tahap final, pemenang dibatasi maksimal 8 persen, sementara total pemenang dan peraih medali tidak boleh lebih dari 25 persen.

Prestasi olimpiade dapat membuka jalan ke universitas

Level olimpiade memiliki konsekuensi langsung bagi peserta yang berprestasi.

Sebagaimana tercantum dalam dokumen tersebut, pemenang dan peraih medali dapat memperoleh sejumlah keuntungan dalam penerimaan mahasiswa, termasuk masuk universitas tanpa ujian, memperoleh nilai 100 untuk salah satu mata pelajaran dalam ЕГЭ, atau memperoleh nilai 100 untuk ujian masuk tambahan.

Karena itu, klasifikasi tiga level tersebut menjadi bagian penting dari sistem penerimaan mahasiswa Rusia. Status sebuah olimpiade tidak hanya berkaitan dengan reputasi penyelenggara, tetapi juga menentukan nilai prestasi peserta ketika mereka melanjutkan pendidikan tinggi.

Satu olimpiade dapat memiliki level berbeda

Penetapan level juga tidak selalu berlaku sama untuk seluruh bidang dalam satu olimpiade.

Dokumen tersebut memberikan contoh “Formula of Unity” / “Third Millennium” yang memperoleh Level II untuk matematika, tetapi Level III untuk fisika. Artinya, level ditentukan berdasarkan profil atau mata pelajaran yang dipertandingkan, bukan semata-mata berdasarkan nama kompetisinya.

Dengan daftar baru sebanyak 79 olimpiade, Rusia mempertahankan sistem yang menghubungkan kompetisi akademik sekolah dengan penerimaan ke pendidikan tinggi.

Perubahan jumlah dari 83 menjadi 79 juga menunjukkan bahwa daftar tersebut terus dievaluasi. Namun, yang paling menentukan bagi siswa bukan hanya apakah sebuah olimpiade tercantum, melainkan level yang diberikan dan keuntungan penerimaan universitas yang melekat pada prestasi tersebut. ***