LENTERAMERAH — Palm Beach County mulai membeli Israel Bonds pada 2008. Hingga 2021, nilai investasinya baru sekitar 5 juta dolar. Setelah 7 Oktober 2023, angkanya berubah drastis dan terus naik ketika perang Gaza memasuki fase panjang.
Dalam waktu kurang dari tiga tahun, Palm Beach County berubah menjadi pemegang Israel Bonds terbesar di dunia. Pada Januari 2026, total kepemilikannya mencapai 1 miliar dolar, sekitar 16 persen dari portofolio investasi county yang bernilai sekitar 6 miliar dolar.
Lonjakan Terjadi Setelah 7 Oktober
Sebelum 2023, investasi tersebut relatif kecil dibandingkan keseluruhan portofolio. Titik perubahannya muncul setelah serangan 7 Oktober 2023 dan dimulainya perang Israel di Gaza.
Joseph Abruzzo, yang ketika itu menjabat Clerk of the Circuit Court and Comptroller, segera meningkatkan pembelian. County kemudian melakukan sejumlah transaksi besar, termasuk pembelian 25 juta dolar dan 135 juta dolar, hingga total kepemilikan mencapai sekitar 700 juta dolar pada 2024.
Yang membuat kronologi ini tidak biasa adalah bukan hanya skalanya, tetapi waktunya. Ketika operasi militer Israel di Gaza terus berlangsung dan jumlah korban Palestina meningkat, investasi pemerintah daerah Florida tersebut justru bergerak ke arah sebaliknya dari tekanan politik yang muncul di banyak tempat terhadap hubungan finansial dengan Israel.
Pada Oktober 2023, Abruzzo bahkan secara terbuka menyatakan bahwa tidak ada waktu yang lebih tepat untuk berinvestasi di Israel dan bahwa pemerintah Israel membutuhkan uang tersebut.
Batas Investasi Dinaikkan
Pertumbuhan kepemilikan juga tidak berlangsung tanpa perubahan aturan internal. Batas investasi pada instrumen yang dijamin pemerintah Israel sebelumnya dinaikkan dari 5 persen menjadi 10 persen pada 2021, kemudian menjadi 15 persen pada 2024.
Pada Oktober 2025, ketika kebutuhan untuk membeli lebih banyak Israel Bonds muncul, batas tersebut kembali dinaikkan sementara menjadi 18 persen. Dalam dokumen county, perubahan itu disebut diperlukan agar pembelian tambahan dapat dilakukan sebelum sejumlah obligasi yang sudah dimiliki jatuh tempo.
Pada November 2025, county membeli sekitar 129 juta dolar. Dua bulan kemudian, Januari 2026, pembelian tambahan sekitar 350,5 juta dolar membawa total kepemilikan menjadi 1 miliar dolar.
County Menyebutnya Keputusan Finansial
Pejabat county mempertahankan investasi tersebut dengan argumen finansial. Mike Caruso menyatakan keputusan investasi didasarkan pada keamanan, likuiditas, dan tingkat pengembalian, bukan politik.
Israel Bonds menawarkan yield sekitar 4,49 persen, lebih tinggi daripada rata-rata imbal hasil portofolio county. Pemerintah daerah memperkirakan selisih tersebut dapat menghasilkan sekitar 23 juta dolar lebih banyak dibandingkan investasi pada US Treasury yang sebanding.
Tetapi pertanyaan yang kemudian muncul bukan hanya berapa bunga yang diperoleh Palm Beach. Pertanyaannya adalah mengapa, dari begitu banyak instrumen investasi yang tersedia, uang publik county dikonsentrasikan sedemikian besar pada obligasi pemerintah Israel justru setelah perang Gaza dimulai.
Pada titik itulah angka 1 miliar dolar berubah dari sekadar angka dalam portofolio investasi menjadi persoalan publik. Pertanyaan tersebut kemudian dibawa warga Palm Beach ke ruang rapat pemerintah county. ***




