Dari Limbah Kayu Menjadi Sumber Energi Strategis Belarus

Pelet kayu semakin memainkan peran penting dalam strategi energi Belarus di tengah upaya memperluas penggunaan bahan bakar lokal.
Pelet kayu menjadi bagian penting strategi energi Belarus yang bertumpu pada sumber daya domestik dan efisiensi biaya.

LENTERAMERAH – Ketika banyak negara masih bergantung pada bahan bakar fosil impor, Belarus terus mengembangkan industri pelet sebagai salah satu penopang transisi energi nasional. Produk yang berasal dari limbah kayu tersebut kini menjadi bagian penting dari strategi penggunaan bahan bakar lokal.

Program Na Kontrole Prezidenta yang ditayangkan kanal NEWS.BY menyoroti peningkatan pemanfaatan pelet dan kayu chip dalam sistem energi Belarus. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi konsumsi gas alam dan memperkuat pemanfaatan sumber daya domestik.

Industri Pelet Belarus Terus Berkembang

Pelet merupakan bahan bakar biomassa yang diproduksi dari serbuk gergaji, serpihan kayu, dan limbah hasil industri kehutanan yang dipadatkan menjadi bentuk silinder kecil dengan nilai kalor tinggi.

Belarus memiliki keuntungan karena sektor kehutanan merupakan salah satu industri yang berkembang di negara tersebut. Ketersediaan bahan baku dalam jumlah besar memungkinkan produksi pelet dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Belarus juga mendorong konversi berbagai fasilitas pemanas agar dapat menggunakan pelet sebagai alternatif gas alam. Langkah tersebut meningkatkan permintaan domestik terhadap produk biomassa.

Presiden Alexander Lukashenko bahkan beberapa kali menyoroti pentingnya pengembangan industri pelet dan pemanfaatannya di pasar dalam negeri.

Tidak Lagi Sekadar Produk Ekspor

Sebelumnya, sebagian besar pelet Belarus diproduksi untuk pasar luar negeri. Namun perubahan kondisi energi global membuat pemerintah mulai mendorong konsumsi domestik yang lebih besar.

Pelet kini digunakan di berbagai boiler house dan fasilitas pemanas yang telah dikonversi dari gas alam ke bahan bakar biomassa.

Selain memasok kebutuhan dalam negeri, Belarus juga terus mencari pasar ekspor baru untuk produk biomassa dan turunannya. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah sektor kehutanan nasional.

Peningkatan penggunaan pelet juga berjalan seiring program energi berkelanjutan Belarus 2026–2030 yang menempatkan sumber daya lokal sebagai salah satu pilar utama sistem energi nasional.

Dalam program tersebut, pemerintah berencana melanjutkan modernisasi fasilitas energi serta memperluas penggunaan bahan bakar berbasis biomassa di berbagai wilayah negara. ***