LENTERAMERAH – Belarus terus mempercepat penggunaan sumber energi domestik sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan energi nasional. Melalui pemanfaatan pelet, kayu chip, dan gambut, negara itu kini mampu menghemat sekitar 3 miliar meter kubik gas alam setiap tahun.
Data tersebut diungkap dalam program televisi Na Kontrole Prezidenta yang ditayangkan kanal NEWS.BY. Program tersebut menyoroti pelaksanaan instruksi Presiden Belarus Alexander Lukashenko terkait peningkatan penggunaan bahan bakar lokal di sektor energi.
Bahan Bakar Lokal Belarus Terus Meningkat
Menurut laporan tersebut, lebih dari 7.000 dari sekitar 11.000 fasilitas energi di Belarus telah dikonversi untuk menggunakan bahan bakar lokal. Akibatnya, lebih dari separuh sumber energi nasional kini tidak lagi bergantung sepenuhnya pada gas alam.
Pemerintah Belarus menilai pemanfaatan sumber daya domestik memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Energi yang dihasilkan dari bahan bakar lokal rata-rata sekitar 20 persen lebih murah dibandingkan penggunaan gas alam.
Selain mengurangi biaya energi, kebijakan tersebut juga memperkuat industri dalam negeri, terutama sektor kehutanan dan pengolahan gambut yang menjadi pemasok utama bahan bakar alternatif.
Target Kurangi Ketergantungan Energi
Belarus selama bertahun-tahun mengandalkan gas alam sebagai salah satu sumber energi utama. Namun pemerintah secara bertahap mendorong diversifikasi dengan meningkatkan penggunaan biomassa dan sumber daya lokal lainnya.
Saat ini kontribusi bahan bakar lokal telah mencapai sekitar 17 persen dari total konsumsi energi bruto nasional. Angka tersebut telah melampaui target yang sebelumnya ditetapkan pemerintah.
Program energi berkelanjutan Belarus untuk periode 2026–2030 juga menempatkan bahan bakar lokal sebagai salah satu prioritas utama. Pemerintah menargetkan peningkatan lebih lanjut penggunaan sumber energi domestik untuk memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.
Selain pelet dan kayu chip, produksi gambut tetap menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Pada 2026, Belarus menargetkan ekstraksi sekitar 2 juta ton gambut serta produksi lebih dari 800 ribu ton briket dan bahan bakar berbasis gambut. ***



