Kazakhstan Siapkan Crypto Reserve Nasional Senilai US$1 Miliar

Kazakhstan mulai membangun Crypto Reserve Nasional dengan potensi investasi hingga US$1 miliar sebagai bagian dari strategi transformasi keuangan digital.
Ilustrasi aset kripto dan sistem keuangan digital Kazakhstan.
Selain memperkuat cadangan devisa, Kazakhstan mulai membangun Crypto Reserve Nasional untuk mendukung kedaulatan finansial dan ekonomi digital.

LENTERAMERAH – Kazakhstan mulai melangkah lebih jauh dalam pengembangan ekonomi digital dengan menyiapkan National Strategic Crypto Reserve yang berpotensi mencapai nilai investasi hingga US$1 miliar.

Langkah tersebut terungkap dalam laporan Gubernur Bank Nasional Kazakhstan, Timur Suleimenov, kepada Presiden Kassym-Jomart Tokayev pada 4 Juni 2026. Selain membahas kondisi sistem keuangan nasional, pertemuan tersebut juga menyoroti berbagai inisiatif baru di sektor aset digital dan teknologi keuangan.

Crypto Reserve Kazakhstan Jadi Fokus Baru

Pembentukan Crypto Reserve Kazakhstan menjadi salah satu agenda paling menonjol dalam laporan tersebut. Pemerintah Kazakhstan melihat aset digital sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan nasional dan penguatan kedaulatan finansial jangka panjang.

Langkah ini muncul ketika semakin banyak negara mulai mengevaluasi posisi aset digital dalam sistem keuangan mereka. Berbeda dengan pendekatan yang hanya berfokus pada regulasi, Kazakhstan mulai membangun kerangka yang memungkinkan keterlibatan negara secara langsung dalam pengelolaan aset digital strategis.

Bank Nasional Kazakhstan menyatakan bahwa ekosistem aset digital negara itu kini memasuki fase baru. Sejak 1 Mei 2026, dasar hukum yang mengatur pengembangan aset digital telah mulai diberlakukan secara penuh.

Melalui regulatory sandbox yang dikembangkan otoritas keuangan, lebih dari 30 proyek percontohan telah dijalankan. Program tersebut mencakup tokenisasi aset riil, stablecoin, transaksi crypto-fiat, serta berbagai model layanan keuangan digital lainnya.

Cadangan Keuangan Tembus US$129,3 Miliar

Di tengah pengembangan sektor digital, Kazakhstan juga melaporkan penguatan berbagai indikator ekonomi makro.

Total cadangan internasional negara itu, termasuk aset National Fund, mencapai US$129,3 miliar. Sementara cadangan emas dan devisa Bank Nasional Kazakhstan mencetak rekor baru sebesar US$65,4 miliar atau meningkat 42,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Aset valuta asing National Fund juga bertambah menjadi US$63,9 miliar. Dana tersebut mencatat pendapatan investasi sebesar US$8,7 miliar sepanjang 2025 dengan tingkat pengembalian mencapai 15,1 persen.

Selain itu, aset dana pensiun nasional atau Unified Accumulative Pension Fund (ENPF) meningkat menjadi 25,1 triliun tenge, naik sekitar 12 persen dibanding tahun sebelumnya.

Digital Tenge Semakin Luas Digunakan

Pemerintah Kazakhstan juga mempercepat implementasi digital tenge dalam berbagai program publik.

Sepanjang 2025, lebih dari 30 proyek pemerintah menggunakan digital tenge dengan nilai transaksi sekitar 340 miliar tenge. Program tersebut mencakup pembiayaan pertanian, pembangunan jalan, proyek infrastruktur, hingga administrasi perpajakan.

Pemerintah menargetkan penggunaan digital tenge dalam pengeluaran negara meningkat hingga mencapai 1 triliun tenge pada periode 2026–2027.

Dalam laporannya kepada Presiden Tokayev, Bank Nasional Kazakhstan juga menyebut penggunaan teknologi digital telah membantu meningkatkan pengawasan penggunaan anggaran negara, termasuk dalam proyek-proyek infrastruktur strategis.

Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Kazakhstan tidak hanya berupaya menjaga stabilitas sistem keuangan konvensional, tetapi juga mempercepat transformasi menuju ekonomi digital dengan memadukan cadangan devisa yang kuat, mata uang digital nasional, dan pengembangan aset kripto sebagai bagian dari strategi jangka panjang negara. ***