Energi Terbarukan Belarus Didorong Lewat Program 2030

Belarus memperluas pengembangan energi terbarukan melalui program nasional baru yang mencakup tenaga angin, surya, biogas, dan biomassa.
Fasilitas energi terbarukan di Belarus yang memanfaatkan tenaga angin dan surya.
Pemerintah Belarus mulai memperluas pengembangan tenaga angin, surya, biogas, dan biomassa dalam strategi energi jangka panjang.

LENTERAMERAH – Belarus mulai mempercepat pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari Program Negara untuk Energi Berkelanjutan dan Efisiensi Energi 2026–2030. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi sekaligus memperluas pemanfaatan sumber energi non-fosil.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu fokus dalam laporan yang disampaikan melalui program Na Kontrole Prezidenta yang ditayangkan kanal NEWS.BY.

Energi Terbarukan Belarus Masuk Tahap Baru

Selama bertahun-tahun, Belarus lebih dikenal karena pemanfaatan biomassa, pelet kayu, dan gambut sebagai sumber energi domestik. Namun dalam program terbaru, pemerintah mulai memberikan perhatian lebih besar pada pengembangan tenaga angin, tenaga surya, dan biogas.

Melalui program 2026–2030, Belarus menargetkan peningkatan kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi nasional serta penurunan intensitas energi terhadap produk domestik bruto.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan penggunaan sumber daya energi lokal hingga sedikitnya 33 persen dalam neraca energi nasional.

Kuota Baru untuk Angin dan Surya

Data pemerintah menunjukkan Belarus menetapkan kuota tambahan kapasitas energi terbarukan sebesar 38,7 megawatt pada 2026.

Dari jumlah tersebut, tenaga angin memperoleh porsi terbesar dengan kapasitas 18,186 megawatt. Sementara tenaga surya mendapatkan kuota 4,861 megawatt dan biogas sekitar 10 megawatt.

Pemerintah menilai pengembangan berbagai sumber energi tersebut diperlukan untuk meningkatkan diversifikasi sistem energi nasional sekaligus mendukung modernisasi sektor ketenagalistrikan.

Selain proyek-proyek baru, Belarus juga terus mengembangkan fasilitas biomassa dan pembangkit berbasis sumber daya lokal yang telah menjadi bagian penting sistem energi negara itu selama lebih dari satu dekade.

Fokus pada Efisiensi dan Diversifikasi

Program energi berkelanjutan Belarus tidak hanya menekankan pembangunan kapasitas baru, tetapi juga peningkatan efisiensi energi di sektor industri, utilitas publik, dan infrastruktur.

Untuk periode hingga 2030, pemerintah menargetkan penurunan intensitas energi ekonomi sebesar 4 persen dibandingkan tingkat tahun 2025.

Investasi yang dialokasikan dalam program tersebut mencapai sekitar 8,02 miliar rubel Belarus dan mencakup berbagai proyek modernisasi fasilitas energi, pengembangan sumber energi alternatif, serta peningkatan efisiensi penggunaan energi di berbagai sektor. ***