LENTERAMERAH – Saat banyak negara berupaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata domestik, Turkmenistan kembali menerapkan kebijakan yang tidak biasa. Seluruh pejabat pemerintah yang memasuki masa cuti tahunan diarahkan menghabiskan liburan mereka di dalam negeri.
Keputusan tersebut diumumkan Presiden Turkmenistan Serdar Berdimuhamedow dalam rapat kabinet yang hasilnya dipublikasikan oleh media pemerintah TDH.
Cuti Dimulai 1 Agustus
Mulai 1 Agustus, para anggota kabinet diperbolehkan mengambil cuti tahunan. Pengecualian diberikan kepada pejabat yang membidangi sektor pertanian serta para kepala wilayah (hyakim) yang tetap harus menjalankan tugas.
Seperti yang telah menjadi tradisi setiap tahun, para pejabat dijadwalkan menghabiskan masa liburan di Kawasan Wisata Nasional Avaza di pesisir Laut Kaspia maupun berbagai sanatorium yang berada di Turkmenistan.
Liburan Sekaligus Menggerakkan Pariwisata
Avaza merupakan proyek wisata unggulan Turkmenistan yang dikembangkan pemerintah sebagai destinasi utama di dalam negeri. Dengan mengarahkan pejabat berlibur di kawasan tersebut, aktivitas pariwisata domestik tetap bergerak selama musim liburan.
Pemerintah juga tengah mempersiapkan Avaza menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah agenda internasional pada paruh kedua 2026, termasuk Pertemuan Konsultatif Kepala Negara Asia Tengah dan Azerbaijan serta sejumlah forum berskala internasional lainnya.
Selain itu, Turkmenistan juga memegang posisi Ketua Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) tahun 2026 sehingga pemerintah menargetkan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Kepala Negara CIS berlangsung dengan standar tinggi.
Lebih dari Sekadar Hak Cuti
Kebijakan ini menunjukkan bahwa masa libur pejabat di Turkmenistan tidak hanya dipandang sebagai hak individu, tetapi juga dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata. Di saat yang sama, pemerintah memperkenalkan destinasi wisata domestik kepada para pejabat beserta keluarganya sebelum kawasan tersebut menjadi tuan rumah berbagai agenda internasional. ***




