LENTERAMERAH — Panen Belarus di 2026 telah menghasilkan 8,452 juta ton biji-bijian termasuk rapeseed hingga 21 Agustus. Data tersebut dilaporkan Ecopress dengan mengutip kanal Telegram Kementerian Pertanian dan Pangan Belarus.
Tanaman biji-bijian yang dihitung bersama rapeseed, tetapi tidak termasuk jagung, telah dipanen dari area seluas 2,291 juta hektare. Luasan tersebut mencapai 93 persen dari total area yang direncanakan, yakni 2,432 juta hektare.
Panen Belarus 2026 Capai 93 Persen Area
Minsk menjadi wilayah dengan hasil panen terbesar, mencapai 2,259 juta ton. Berikutnya Grodno mencatat 1,729 juta ton dan Brest 1,637 juta ton.
Gomel menyumbang 1,047 juta ton, Mogilev 1,006 juta ton, sedangkan Vitebsk mencapai 774 ribu ton. Angka tersebut merupakan akumulasi produksi biji-bijian bersama rapeseed dari masing-masing wilayah.
Selain panen biji-bijian, proses pencabutan rami juga telah selesai. Area rami yang telah dicabut mencapai 44 ribu hektare atau 100 persen dari target yang ditetapkan.
Untuk kebutuhan pengadaan negara, Belarus telah memasok 530 ribu ton biji-bijian pangan. Capaian tersebut setara 80 persen dari target 663 ribu ton.
Pengadaan rapeseed justru telah melampaui target. Sebanyak 106 ribu ton telah dipasok untuk kebutuhan negara, atau 106 persen dari target 100 ribu ton.
Sementara itu, pengadaan barley untuk industri bir mencapai 77 ribu ton. Jumlah tersebut setara 89 persen dari target 86 ribu ton.
Pekerjaan pertanian lainnya juga terus berjalan. Pemotongan rumput untuk panen kedua telah mencapai 846 ribu hektare atau 84 persen dari target 1,01 juta hektare.
Persediaan mineral fertilizer untuk penanaman tanaman musim dingin tercatat 243 ribu ton dalam satuan bahan aktif. Jumlah tersebut mencapai 141 persen dari target yang ditetapkan Belarus. ***



