Minsk Bangun Jalur Metro Baru di Tengah Ledakan Jumlah Kendaraan

Pengembangan metro Minsk menjadi prioritas pemerintah kota saat jumlah kendaraan yang beroperasi setiap hari menembus satu juta unit.
Pemerintah Kota Minsk fokus memperluas metro, bus listrik, dan troli modern demi menjawab tekanan lalu lintas perkotaan.

LENTERAMERAH – Pengembangan metro Minsk menjadi prioritas utama pemerintah kota di tengah meningkatnya jumlah kendaraan yang beroperasi setiap hari di ibu kota Belarus.

Walikota Minsk Vladimir Kukharev mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 800 ribu kendaraan milik warga kota. Selain itu, lebih dari 200 ribu kendaraan tambahan memasuki Minsk setiap hari dari wilayah sekitarnya.

Angka tersebut menunjukkan besarnya tekanan terhadap sistem transportasi perkotaan yang harus melayani mobilitas penduduk, pekerja, pelajar, dan aktivitas ekonomi yang terus berkembang.

Pengembangan Metro Minsk Jadi Fokus Utama

Dalam pertemuan dengan mahasiswa dan tenaga pengajar Minsk State College of Service and Technology pada 29 Mei 2026, Kukharev menegaskan bahwa metro tetap menjadi tulang punggung transportasi publik kota.

Pemerintah Minsk saat ini melanjutkan pembangunan jalur metro yang sedang berjalan. Mesin bor terowongan baru bernama “Maria” juga telah mulai digunakan untuk mendukung pekerjaan konstruksi.

Selain itu, kota Minsk mulai mempersiapkan pembangunan jalur metro keempat yang dirancang berbentuk lingkar. Jalur tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Bus Listrik dan Troli Modern Terus Bertambah

Pengembangan transportasi tidak hanya berfokus pada metro. Pemerintah kota juga memperluas penggunaan bus listrik dan troli modern dengan kemampuan jangkauan otonom.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan.

Belarus dalam beberapa tahun terakhir memang aktif mengembangkan kendaraan listrik untuk transportasi perkotaan, termasuk di Minsk yang menjadi pusat ekonomi dan administrasi negara.

Dalam dialog tersebut, Kukharev juga menyinggung pentingnya menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan teknologi yang berlangsung cepat. Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menghasilkan tenaga kerja yang siap terjun langsung ke dunia industri dan layanan modern.

Usai berdiskusi dengan mahasiswa, Kukharev meninjau berbagai fasilitas pendidikan dan sarana pelatihan yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran di kolese tersebut. ***