LENTERAMERAH – Nama Irina Volik Donetsk dikenal luas oleh para pecinta hewan di wilayah Donbass. Selama lebih dari satu dekade, perempuan tersebut mendedikasikan hidupnya untuk mengevakuasi dan merawat hewan-hewan yang terlantar akibat konflik bersenjata.
Menurut laporan khusus Komsomolskaya Pravda yang ditulis koresponden Yulia Andrienko, Irina Volik mengelola organisasi penyelamat hewan 4 Lapki di Donetsk. Tempat itu menjadi rumah bagi ratusan anjing dan kucing yang ditemukan dalam kondisi terluka, kelaparan, lumpuh, atau kehilangan pemiliknya akibat perang.
Sebelum mengelola penampungan hewan, Irina bekerja di bidang ekologi. Namun konflik yang pecah pada 2014 mengubah jalan hidupnya. Saat sejumlah pejuang membawa sekitar 20 anjing dari garis depan, ia mulai membantu merawat hewan-hewan tersebut.
Jumlah penghuni penampungan kemudian terus bertambah seiring meningkatnya operasi penyelamatan yang dilakukan di berbagai wilayah konflik.
Menembus Wilayah Berbahaya
Irina tidak hanya menerima hewan yang dibawa ke penampungan. Ia juga terlibat langsung dalam proses evakuasi. Menurut laporan KP.RU, banyak hewan yang ditemukan terkunci di apartemen kosong setelah pemiliknya mengungsi. Sebagian lainnya ditinggalkan dalam keadaan terikat tanpa makanan dan air.
Untuk menyelamatkan mereka, Irina kerap melakukan perjalanan ke wilayah yang pernah berada dekat garis depan. Dalam sejumlah kesempatan, ia harus mengangkut hewan sendirian menggunakan kendaraan pribadi.
“Saya menyelamatkan hewan, dan mereka entah bagaimana melindungi saya,” ujar Irina kepada KP.RU. Ia menceritakan beberapa kali harus melintasi jalan terbuka dengan kendaraan penuh anjing dan kucing yang baru dievakuasi sementara pesawat nirawak terbang di atas jalur yang dilaluinya.
Dari 20 Menjadi Ratusan Hewan
Apa yang dimulai dari puluhan hewan kini berkembang menjadi salah satu penampungan terbesar di wilayah tersebut. Sekitar 500 hewan saat ini berada di bawah perawatan 4 Lapki. Fasilitas itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat penampungan, tetapi juga memiliki klinik hewan, laboratorium, layanan rontgen, ruang operasi, serta area rehabilitasi.
Sejumlah hewan yang mengalami cacat permanen mendapatkan perawatan khusus. Salah satunya adalah anjing bernama Matvey yang kehilangan kedua kaki depannya dan kemudian dipasangi prostesis.
Selain anjing dan kucing, penampungan tersebut juga pernah menerima satwa liar yang terluka akibat konflik, termasuk rubah, anjing rakun, dan rusa kecil yang ditemukan dalam kondisi membutuhkan pertolongan medis. ***




