LENTERAMERAH – Upaya Venezuela memperoleh akses terhadap sekitar US$5 miliar dana Special Drawing Rights (SDR) kembali menyoroti salah satu instrumen keuangan paling unik yang dimiliki IMF. Menurut laporan Venezuelanalysis.com, Caracas berharap dana tersebut dapat membantu pembiayaan layanan publik dan infrastruktur di tengah rencana restrukturisasi utang luar negeri.
Banyak orang menganggap SDR merupakan instrumen yang dirancang khusus untuk membantu negara berkembang. Namun kenyataannya, negara penerima SDR terbesar justru bukan negara miskin.
SDR Dibagi Berdasarkan Kuota
IMF tidak membagikan SDR berdasarkan tingkat kemiskinan atau kebutuhan ekonomi suatu negara. Pembagian SDR dilakukan berdasarkan sistem kuota keanggotaan IMF. Semakin besar porsi ekonomi suatu negara dalam sistem IMF, semakin besar pula alokasi SDR yang diterimanya. Karena itu, negara-negara dengan ekonomi terbesar otomatis memperoleh bagian paling besar setiap kali IMF melakukan distribusi SDR.
Amerika Serikat di Posisi Teratas
Amerika Serikat menjadi penerima SDR terbesar di dunia karena memiliki kuota terbesar dalam IMF. Di belakangnya terdapat negara-negara ekonomi besar seperti Jepang, China, Jerman, Prancis, dan Inggris. Negara-negara tersebut memperoleh alokasi SDR jauh lebih besar dibanding sebagian besar negara berkembang di Afrika, Asia, atau Amerika Latin.
Mengapa Negara Kaya Tetap Mendapat SDR?
Pertanyaan ini sering menjadi sumber perdebatan. Kritikus menilai mekanisme tersebut membuat sebagian besar alokasi SDR justru mengalir ke negara yang sebenarnya tidak terlalu membutuhkan tambahan cadangan devisa.
Sebaliknya, IMF berpendapat sistem kuota diperlukan untuk menjaga struktur kepemilikan dan tata kelola lembaga tersebut.
Akibatnya, setiap distribusi SDR selalu mengikuti porsi kepemilikan anggota, bukan tingkat kebutuhan ekonomi.
Pandemi Menghidupkan Debat Lama
Perdebatan itu kembali muncul pada 2021 ketika IMF melakukan alokasi SDR terbesar dalam sejarah untuk membantu pemulihan ekonomi global pascapandemi. Sejumlah ekonom dan negara berkembang mengusulkan agar negara-negara kaya mengalihkan sebagian SDR mereka kepada negara yang lebih membutuhkan.
Usulan tersebut kemudian melahirkan berbagai skema redistribusi SDR yang masih berlangsung hingga sekarang.
Di Mana Posisi Venezuela?
Dibanding negara-negara ekonomi besar, porsi SDR Venezuela relatif kecil. Meski demikian, nilai sekitar US$5 miliar yang sedang diupayakan Caracas tetap memiliki arti penting bagi ekonomi negara tersebut, terutama di tengah kebutuhan likuiditas dan proses restrukturisasi utang yang sedang dipersiapkan pemerintah. ***




