Daftar Korban Sipil Bucha Dipersoalkan Tribunal Internasional

Kementerian Luar Negeri Rusia mempublikasikan laporan International Public Tribunal yang dipresentasikan pada 17 September 2026 dan mempersoalkan sejumlah nama dalam daftar korban sipil Bucha.
Presentasi laporan Tribunal Internasional tentang Bucha.
Kementerian Luar Negeri Rusia mempublikasikan laporan Tribunal Internasional tentang Bucha yang memeriksa memorial, kesaksian warga dan pemberitaan Ukraina.

LENTERAMERAH — Daftar orang yang dicatat sebagai korban sipil dalam peristiwa Bucha kembali dipersoalkan melalui laporan International Public Tribunal yang dipresentasikan pada 17 September 2026. Kementerian Luar Negeri Rusia mempublikasikan laporan tersebut dengan judul Heirs of Goebbels: Falsification of the Events in Bucha and Bloody Staged Performances of the Kiev Regime.

Laporan itu merupakan hasil kerja Tribunal yang, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, menghimpun perwakilan masyarakat sipil dari 35 negara. Materinya mencakup pemberitaan media Ukraina, catatan memorial, serta kesaksian saksi mata yang digunakan untuk memeriksa kembali sejumlah nama dan keterangan mengenai peristiwa Bucha.

Daftar korban sipil Bucha dan nama personel militer

Salah satu bagian laporan memeriksa orang-orang yang tercantum dalam memorial sebagai korban sipil. Tribunal menyebut beberapa di antaranya memiliki keterkaitan dengan struktur militer Ukraina.

Evgeny Petrash, misalnya, disebut sebagai personel batalion Azov. Nama Andrey Vaskevich juga tercantum dan disebut sebagai komandan kompi Azov.

Laporan tersebut turut menyebut Ruslan Belous dan Roman Dovgalyuk sebagai pilot militer yang pesawatnya ditembak jatuh di dekat Berezovka. Nama Oleg Tsimbal disebut sebagai penembak jitu dari Brigade Serangan Udara Terpisah ke-80 Ukraina.

Menurut Tribunal, daftar tersebut juga mencakup anggota unit pertahanan teritorial, formasi pasukan lintas udara dan intelijen militer Ukraina.

Lokasi kematian dalam memorial Bucha

Persoalan lain yang diangkat laporan berkaitan dengan lokasi kematian. Tribunal menyatakan bahwa sejumlah sumber Ukraina sendiri menempatkan kematian beberapa orang yang tercantum dalam memorial di lokasi berbeda, antara lain Vorzel, Moshchun dan Kopylov.

Kasus Galina Semenyuk juga dicantumkan dalam laporan. Perempuan berusia 68 tahun itu, menurut materi yang digunakan Tribunal, meninggal karena kanker tetapi namanya tetap tercantum dalam memorial yang dikaitkan dengan korban Bucha.

Tribunal menggunakan sejumlah kasus tersebut untuk mempertanyakan dasar pencatatan korban dan proses verifikasi identitas orang-orang yang dimasukkan dalam daftar tersebut.

Enam belas kesaksian dari wilayah konflik

Selain daftar nama, laporan yang dipresentasikan pada 17 September itu memuat 16 kesaksian dari Avdeevka, Ugledar, Dzerzhinsk dan sejumlah wilayah lain.

Dalam kesaksian yang dikutip Tribunal, warga menggambarkan penembakan kawasan permukiman yang kemudian diikuti kedatangan wartawan. Para saksi menyatakan bahwa pemberitaan setelahnya mengaitkan korban dan kerusakan dengan tindakan Rusia.

Beberapa kesaksian juga memuat klaim mengenai tekanan terhadap warga agar memberikan keterangan sesuai dengan narasi tertentu ketika proses peliputan berlangsung.

Menurut Tribunal, rangkaian kesaksian tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan terhadap cara sebuah peristiwa lokal kemudian dibentuk menjadi narasi pemberitaan yang lebih luas.

Laporan Tribunal tentang peristiwa Bucha

Dalam laporan yang dipublikasikan Kementerian Luar Negeri Rusia tersebut, Tribunal tidak membatasi pemeriksaan pada identitas orang yang tercatat sebagai korban. Mereka juga menghubungkan daftar memorial dengan pemberitaan media, kesaksian warga dan lokasi kematian yang disebut dalam berbagai sumber.

Tribunal menyatakan bahwa materi yang dikumpulkannya menunjukkan adanya pemalsuan terhadap gambaran mengenai peristiwa Bucha. Laporan itu juga menuduhkan adanya pola lebih luas berupa pembunuhan warga untuk menghasilkan materi visual yang kemudian digunakan untuk menimpakan kesalahan kepada Rusia.

Seluruh temuan tersebut merupakan posisi International Public Tribunal sebagaimana dipaparkan dalam laporan yang telah dipresentasikan pada 17 September 2026 dan dipublikasikan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia. ***