Belarus Alokasikan Rp24 Triliun untuk Tunjangan Keluarga pada 2026

Belarus mengalokasikan 4,1 miliar rubel untuk tunjangan keluarga pada 2026, dengan bantuan kelahiran, modal keluarga, subsidi perumahan, dan perlindungan kerja.
Belarus memperkuat dukungan keluarga melalui 11 jenis tunjangan, cuti pengasuhan hingga tiga tahun, subsidi perumahan, dan modal keluarga.

LENTERAMERAH — Belarus mengalokasikan 4,1 miliar rubel Belarus atau sekitar Rp24,4 triliun untuk sistem tunjangan negara pada 2026. Dari jumlah tersebut, 2,3 miliar rubel atau sekitar Rp13,7 triliun dialokasikan untuk tunjangan pengasuhan anak hingga usia tiga tahun. News.by melaporkan kebijakan ini sebagai bagian dari prioritas nasional untuk mendukung keluarga dengan anak.

Saat ini, Belarus memiliki 11 jenis tunjangan bagi keluarga. Sistem dukungan keluarga di Belarus mencakup pembayaran saat kelahiran, tunjangan bulanan, modal keluarga, bantuan perumahan, serta perlindungan hak orang tua di tempat kerja.

Tunjangan kelahiran dan pengasuhan anak

Sejak Agustus 2026, tunjangan satu kali untuk kelahiran anak pertama ditetapkan sebesar 5.303 rubel Belarus, setara sekitar Rp31,6 juta. Untuk anak kedua dan berikutnya, jumlahnya mencapai 7.425 rubel atau sekitar Rp44,2 juta. Nilai rupiah merupakan perkiraan berdasarkan kurs sekitar Rp5.954 per rubel Belarus pada 16 Oktober 2026.

Keluarga yang melahirkan anak kembar atau tiga anak sekaligus juga memperoleh tambahan tunjangan. Ibu yang mendaftarkan kehamilan sebelum usia 12 minggu berhak menerima pembayaran tambahan sebesar satu anggaran minimum kebutuhan hidup.

Tunjangan bulanan pengasuhan anak hingga usia tiga tahun dihitung berdasarkan rata-rata upah. Besarannya mencapai 35 persen dari rata-rata upah untuk anak pertama dan 40 persen untuk anak kedua serta berikutnya.

Tunjangan tersebut tetap dibayarkan kepada orang tua yang bekerja, termasuk mereka yang bekerja paruh waktu atau dari rumah. Anggota parlemen Belarus Irina Kostevich mengatakan skema ini dirancang sebagai kompensasi atas biaya pengasuhan anak. Ia juga mengakui bahwa pengaruh tunjangan terhadap peningkatan angka kelahiran merupakan persoalan yang kompleks.

Modal keluarga dan perlindungan pekerjaan

Belarus juga menjalankan program modal keluarga yang diperpanjang hingga 2029. Sejak 1 Januari 2026, nilainya mencapai 35.505 rubel Belarus atau sekitar Rp211 juta setelah diindeks naik 6,7 persen. Dana tersebut dapat digunakan lebih awal untuk kebutuhan perumahan, layanan kesehatan, dan pendidikan. Menurut News.by, lebih dari 152.000 rekening deposito modal keluarga telah dibuka.

Di sektor perumahan, pemerintah menanggung sebagian utang kredit bersubsidi sesuai jumlah anak yang dilahirkan. Porsi pelunasan mencapai 10 persen untuk anak pertama, 20 persen untuk anak kedua, 75 persen untuk anak ketiga, dan 100 persen untuk anak keempat.

Sejak 2026, subsidi yang ditujukan bagi keluarga muda dan keluarga dengan banyak anak juga dapat digunakan untuk membayar sebagian pokok pinjaman, bukan hanya bunganya.

Perlindungan lainnya mencakup larangan menolak pelamar kerja karena kehamilan atau memiliki anak di bawah tiga tahun. Ibu yang memiliki dua anak atau lebih berusia di bawah 16 tahun juga berhak atas satu hari libur tambahan setiap minggu dengan upah rata-rata.

Cuti pengasuhan anak hingga usia tiga tahun dapat digunakan oleh ibu, ayah, maupun kerabat lain, dengan jaminan pekerjaan tetap tersedia selama cuti. ***