Robot Bedah China Toumai Tembus Pasar Global Lewat Operasi Jarak Jauh

Robot bedah China Toumai makin diperhitungkan setelah sukses operasi jarak jauh dari Prancis ke Maroko.
China Tantang Dominasi Barat, Operasi Jarak Jauh Pakai Satelit

China bikin lompatan besar lewat operasi bedah jarak jauh berbasis satelit. Teknologi ini dorong kemandirian medis dan kurangi ketergantungan pada Barat.
China Sukses Lakukan Operasi Jarak Jauh Lewat Satelit

China berhasil melakukan operasi hati jarak jauh lebih dari 5.000 km lewat satelit. Teknologi ini jadi angin segar buat layanan medis di daerah terpencil.
Timeline Peristiwa Dunia Ditengah Gelombang Populisme

“Ketegangan global meningkat, populisme bangkit. Jimmy H. Siahaan merangkum pusaran geopolitik dunia dalam bayang-bayang Donald Trump.”
Gerakan Politik Iran: Dari Konstitusi 1906 ke Revolusi dan Perlawanan Modern

Gerakan politik Iran tak pernah mati—dari parlemen 1906, kudeta Mossadegh, Revolusi 1979, hingga Green Movement. Rakyat Iran terus melawan dominasi, dari luar dan dalam.
Petualangan Kudeta Amerika Serikat, Iran 1953, Indonesia 1965 dan Berbagai Negara

Petualangan kudeta Amerika Serikat menjatuhkan Mossadegh di Iran dan Soekarno di Indonesia, demi satu agenda: lindungi modal, kuasai geopolitik dan bungkam nasionalisme.
Ayatollah Khomeini, Pemimpin Revolusi yang Mengubah Iran Menjadi Republik Islam

Ayatollah Khomeini menjatuhkan Shah, membentuk Republik Islam dan menetapkan ulama sebagai pemegang kuasa tertinggi lewat doktrin Velayat-e Faqih.
Revolusi Iran 1979 dan Bayang-Bayang Kudeta CIA Dua Dekade Sebelumnya

Revolusi Iran 1979 tak bisa dilepaskan dari trauma kolektif atas kudeta CIA 1953. Represi, dominasi Barat, dan kebangkitan Khomeini bersatu dalam amarah rakyat.
Kudeta CIA di Iran 1953 Kembali Disorot CNN, Joy Reid Ungkap Akar Krisis Sandera

CNN kembali membongkar akar krisis Iran dengan menyoroti kudeta CIA di Iran 1953, saat Joy Reid mengaitkan peristiwa itu dengan meletusnya krisis sandera 1979.
Bom GBU-57 AS Gagal Tembus Situs Nuklir Fordow Iran

Situs nuklir Fordow bukan fasilitas biasa. Dibangun lebih dari 80 meter di bawah tanah, bahkan bom GBU-57 buatan AS pun gagal menjangkau sepenuhnya.