Spesifikasi RS-28 Sarmat,  Jangkauan 35.000 km dari Moskow dan Waktu Tempuh ke AS Hanya 25 Menit

Rudal RS-28 Sarmat memiliki jangkauan hingga 35.000 km dengan trajektori suborbital dan mampu mencapai wilayah Amerika Serikat hanya dalam waktu 25 menit.
Rudal RS-28 Sarmat meluncur ke angkasa saat uji coba dengan nyala api dan asap tebal.
Peluncuran RS-28 Sarmat yang spektakuler. Rudal ini mampu menjangkau target di Amerika Serikat hanya dalam waktu 25 menit dengan jangkauan maksimal 35.000 km.

LENTERAMERAH – Rudal balistik antar benua RS-28 Sarmat kembali menjadi sorotan setelah Presiden Putin mengumumkan kesiapannya masuk dinas tempur akhir 2026. Berikut adalah spesifikasi teknis lengkap rudal yang dijuluki Satan II oleh NATO ini.

Jangkauan dan Kemampuan Jelajah

Menurut keterangan resmi Rusia, Sarmat memiliki jangkauan standar 18.000 km melalui jalur balistik. Namun dengan teknologi Fractional Orbital Bombardment System (FOBS), jangkauannya bisa mencapai lebih dari 35.000 km. Hal ini memungkinkan rudal diluncurkan dari Moskow untuk menjangkau hampir seluruh wilayah di Bumi, termasuk Amerika Serikat, Eropa, Asia, dan bahkan Australia.

Waktu Tempuh

Waktu terbang rudal Sarmat ke target di Amerika Serikat diperkirakan hanya 20 hingga 30 menit. Contohnya, dari Moskow ke Washington DC atau New York diperkirakan sekitar 25 menit.

Dimensi dan Bobot

  • Panjang: lebih dari 35 meter
  • Berat lepas landas: sekitar 208 ton
  • Jenis bahan bakar: cair (liquid-fueled) dengan tiga tahap

Payload / Muatan Nuklir

Sarmat mampu membawa payload hingga 10 ton. Rudal ini dapat membawa:

  • 10 hingga 15 MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles)
  • Hingga 3 unit Avangard Hypersonic Glide Vehicle
  • Decoy dan countermeasures untuk mengelabui pertahanan rudal

Teknologi Gliding Warhead

Salah satu keunggulan utama adalah kemampuan membawa Avangard, kendaraan meluncur hipersonik yang dapat bermanuver di atmosfer dengan kecepatan hingga Mach 27. Teknologi ini membuat Sarmat sangat sulit dicegat oleh sistem pertahanan rudal musuh.

Sarmat dikembangkan oleh Makeyev Rocket Design Bureau sebagai pengganti rudal SS-18 Satan (Voevoda). Dengan spesifikasi yang sangat superior ini, Rusia mengklaim Sarmat mampu menembus semua pertahanan rudal yang ada saat ini dan masa depan. ***