LENTERAMERAH – Sebanyak 729 ribu anak dari keluarga rentan di Kazakhstan akan memperoleh akses gratis ke berbagai program liburan musim panas yang disiapkan pemerintah pada tahun ini. Program tersebut menjadi bagian dari kebijakan sosial yang menyasar anak-anak dari kelompok berpenghasilan rendah agar tetap dapat menikmati kegiatan rekreasi dan pendidikan selama masa liburan sekolah.
Jumlah tersebut menjadikan kelompok keluarga rentan sebagai salah satu penerima manfaat terbesar dalam program liburan anak berskala nasional yang dilaksanakan pemerintah Kazakhstan.
Menurut data Kementerian Pendidikan Kazakhstan yang dikutip Kazinform, program musim panas 2026 secara keseluruhan akan menjangkau lebih dari 3,2 juta anak sekolah di seluruh negeri.
Pemerintah menyatakan bahwa seluruh biaya kegiatan untuk kelompok prioritas akan ditanggung negara, termasuk akses ke kamp musim panas, pusat rekreasi sekolah, serta berbagai program pengembangan anak lainnya.
Fokus pada Kesetaraan Akses
Otoritas pendidikan Kazakhstan menilai liburan sekolah tidak boleh menjadi hak yang hanya dinikmati anak-anak dari keluarga mampu.
Karena itu, anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah diberikan prioritas agar tetap memiliki kesempatan mengikuti kegiatan pendidikan nonformal, olahraga, seni, dan pengembangan karakter selama musim panas.
Selain 729 ribu anak dari keluarga rentan, pemerintah juga memasukkan sekitar 53 ribu anak berkebutuhan khusus ke dalam kelompok prioritas program.
Bagi kelompok ini, disiapkan kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan dan kondisi masing-masing peserta.
Ribuan Lokasi Disiapkan
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan 11.135 lokasi kegiatan di berbagai wilayah Kazakhstan.
Hampir 3 juta anak akan mengikuti kegiatan di pusat rekreasi berbasis sekolah yang beroperasi selama masa liburan. Program ini menjadi pilihan paling luas karena dapat diakses di hampir seluruh daerah.
Sementara itu, lebih dari 212 ribu anak akan mengikuti kegiatan di kamp musiman maupun kamp yang beroperasi sepanjang tahun.
Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang menerima peserta wajib memenuhi persyaratan kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan negara.
Bagian dari Kebijakan Perlindungan Anak
Program ini merupakan bagian dari Rencana Aksi Nasional 2024–2026 yang berfokus pada perlindungan hak anak dan peningkatan kesejahteraan generasi muda.
Selain menyediakan kegiatan rekreasi, pemerintah memasukkan unsur dukungan psikologis, pencegahan perundungan, pengembangan bakat, dan peningkatan interaksi sosial dalam berbagai program musim panas yang diselenggarakan.
Pengawasan terhadap pelaksanaan program dilakukan bersama oleh lembaga pendidikan, kesehatan, sanitasi, kepolisian, dan layanan keadaan darurat untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman bagi peserta. ***




