TGUK Tetapkan Pengurus Baru dan Perkuat Bisnis Frozen Food

RUPS TGUK menyetujui perubahan Direksi dan Komisaris sekaligus mempertegas fokus pengembangan bisnis frozen meat dan frozen food.
TGUK menetapkan jajaran pengurus baru dan memperkuat strategi diversifikasi bisnis melalui pengembangan frozen meat dan frozen food.

LENTERAMERAH – PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (10/6). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui sejumlah agenda strategis, termasuk pengesahan laporan keuangan dan perubahan susunan Direksi serta Dewan Komisaris Perseroan.

Tahun 2025 dipandang perusahaan sebagai fase penting dalam proses penataan dan transformasi usaha. Di tengah dinamika industri makanan dan minuman, TGUK mulai memperluas aktivitas bisnis ke sektor pangan melalui pengembangan produk frozen meat dan frozen food.

Langkah diversifikasi tersebut ditempatkan sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru yang melengkapi lini usaha yang telah berjalan sebelumnya. Dengan memperluas portofolio bisnis, Perseroan berupaya menciptakan struktur usaha yang lebih beragam sekaligus lebih adaptif terhadap perubahan pasar.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp41,98 miliar. Pada periode yang sama, rugi bersih tercatat Rp21,67 miliar, membaik dibandingkan rugi bersih tahun 2024 yang mencapai Rp82,46 miliar.

Dalam RUPSLB, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Agus Suhada ditunjuk sebagai Direktur Utama dengan Edi Pramono sebagai Direktur.

Sementara itu, Antonius Bobby Siswanto kembali dipercaya menjabat Komisaris Utama dan Bambang Sugeng ditetapkan sebagai Komisaris Independen.

Menurut Perseroan, perubahan susunan pengurus merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung pelaksanaan strategi bisnis ke depan. Seiring masuknya investor strategis baru, perusahaan juga terus memperkuat sistem pengendalian internal dan praktik tata kelola korporasi.

Direktur Utama PT Platinum Wahab Nusantara Tbk Agus Suhada mengatakan transformasi yang dijalankan perusahaan bertujuan memperkuat fondasi bisnis sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

“Perseroan terus berupaya memperkuat model bisnis melalui pengembangan usaha yang memiliki prospek jangka panjang, didukung penguatan operasional serta pengelolaan bisnis yang lebih terukur,” ujar Agus.

Ia menambahkan, “kami optimistis strategi yang dijalankan akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.”

Memasuki tahun 2026, TGUK akan memfokuskan pengembangan usaha pada penguatan sektor frozen meat dan frozen food, optimalisasi jaringan distribusi, peningkatan profitabilitas, serta pengelolaan bisnis makanan dan minuman secara lebih selektif dengan orientasi keuntungan.

Perseroan menilai penguatan fundamental usaha, diversifikasi pendapatan, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik akan menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham. ***