Luka yang Tak Terlihat pada Hewan Korban Konflik di Donetsk

Luka akibat perang tidak hanya dialami manusia. Di Donetsk, banyak hewan yang selamat dari konflik masih hidup dengan trauma yang bertahan selama bertahun-tahun.
Penampungan 4 Lapki di Donetsk merawat hewan-hewan yang mengalami trauma psikologis setelah hidup di wilayah perang.
Luka akibat perang tidak hanya dialami manusia. Di Donetsk, banyak hewan yang selamat dari konflik masih hidup dengan trauma yang bertahan selama bertahun-tahun. Foto: KP.RU/Julia Andriyenko.

LENTERAMERAH – Cedera fisik bukan satu-satunya dampak yang dialami hewan korban konflik. Di Donetsk, banyak hewan yang berhasil diselamatkan dari wilayah pertempuran masih membawa trauma mendalam akibat suara ledakan, tembakan artileri, dan pengalaman hidup di tengah perang.

Menurut laporan khusus Komsomolskaya Pravda, sejumlah penghuni organisasi penyelamat hewan 4 Lapki menunjukkan gejala ketakutan ekstrem bahkan setelah kondisi fisik mereka membaik.

Sebagian hewan berasal dari Mariupol, Gorlovka, dan kawasan lain yang pernah mengalami pertempuran sengit. Mereka ditemukan dalam keadaan terluka, kelaparan, atau terjebak di rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya.

Setelah berhasil dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis, tantangan berikutnya sering kali justru muncul dari kondisi psikologis mereka.

Takut Mendengar Suara Ledakan

Menurut pengelola 4 Lapki, banyak hewan menunjukkan reaksi panik ketika mendengar suara yang mengingatkan mereka pada pengalaman selama konflik.

Suara ledakan keras, dentuman, atau bunyi yang menyerupai tembakan dapat memicu perilaku tidak biasa. Sebagian hewan berusaha bersembunyi, kehilangan nafsu makan, atau menunjukkan tanda-tanda stres berat.

Laporan KP.RU bahkan menyebut beberapa hewan yang secara fisik telah pulih akhirnya mati akibat gangguan jantung setelah kembali mendengar suara penembakan dan ledakan besar.

Fenomena tersebut pernah menjadi masalah serius terutama pada periode konflik yang lebih intens pada 2014 dan 2022.

Pemulihan Membutuhkan Waktu Panjang

Tidak ada operasi atau obat yang dapat menghapus trauma dalam waktu singkat.

Karena itu, para pengelola penampungan berupaya menciptakan lingkungan yang lebih tenang bagi hewan-hewan yang mengalami tekanan psikologis berat. Sebagian penghuni dengan kondisi khusus ditempatkan di area yang memiliki fasilitas lebih nyaman dan pengawasan lebih intensif.

Menurut laporan KP.RU, beberapa hewan dengan kebutuhan khusus bahkan dirawat di bangunan yang dilengkapi pendingin udara dan sistem pemanas agar proses pemulihan berlangsung lebih baik.

Perawatan tersebut menjadi bagian penting dari pekerjaan organisasi 4 Lapki yang selama bertahun-tahun menangani hewan-hewan dari wilayah konflik.

Saat ini sekitar 500 hewan berada di bawah perawatan organisasi tersebut. Sebagian mengalami cacat fisik akibat perang, sementara sebagian lainnya masih berjuang mengatasi dampak psikologis yang mereka bawa dari garis depan pertempuran. ***