LENTERAMERAH – Mesin pencari tradisional menghadapi pesaing baru. Di Kazakhstan, jutaan pengguna mulai beralih ke layanan kecerdasan buatan untuk mencari informasi, membandingkan pilihan, hingga memperoleh jawaban yang siap digunakan.
Menurut riset Yandex Ads, masyarakat Kazakhstan kini mengajukan sekitar 2 juta pertanyaan kepada layanan AI setiap hari. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 25 persen dari seluruh aktivitas pencarian digital yang terjadi di negara itu.
Data tersebut menunjukkan bahwa pencarian AI Kazakhstan telah berkembang jauh melampaui fungsi chatbot sederhana dan mulai mengambil peran yang selama ini dikuasai mesin pencari konvensional.
Pengguna Mulai Berbicara, Bukan Mengetik Kata Kunci
Perubahan terbesar terjadi pada cara pengguna mencari informasi. Jika sebelumnya seseorang harus memasukkan kata kunci pendek seperti “hotel Astana” atau “harga laptop”, kini pengguna cenderung menyampaikan pertanyaan lengkap seperti sedang berbicara kepada manusia.
Mereka dapat meminta AI mencari hotel dengan anggaran tertentu, membandingkan beberapa produk sekaligus, atau memberikan rekomendasi berdasarkan kebutuhan spesifik. Model percakapan semacam ini membuat proses pencarian menjadi lebih sederhana dan efisien.
Jawaban Langsung Semakin Disukai
Keunggulan utama AI terletak pada kemampuannya menyusun jawaban secara langsung. Pengguna tidak perlu membuka banyak situs web untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber.
Sebaliknya, AI dapat menyajikan ringkasan, rekomendasi, dan perbandingan dalam satu tampilan. Fenomena ini menjelaskan mengapa volume pertanyaan AI di Kazakhstan tumbuh begitu cepat hingga mencapai jutaan setiap hari.
Menurut Yandex Ads, seperempat aktivitas pencarian nasional kini sudah berlangsung melalui layanan berbasis kecerdasan buatan.
Ancaman Baru bagi Mesin Pencari Tradisional
Pertumbuhan pencarian AI berpotensi mengubah model bisnis internet yang telah berkembang selama puluhan tahun. Selama ini, mesin pencari berfungsi sebagai perantara yang mengarahkan pengguna menuju situs web.
Namun ketika AI mulai memberikan jawaban langsung, kebutuhan untuk mengunjungi banyak situs dapat berkurang.
Perubahan tersebut bukan hanya memengaruhi perusahaan teknologi, tetapi juga media, toko daring, penyedia layanan, dan pelaku bisnis yang selama ini bergantung pada lalu lintas pencarian internet.
Kazakhstan Jadi Laboratorium Perubahan
Riset Yandex Ads menunjukkan Kazakhstan menjadi salah satu contoh paling jelas mengenai perubahan perilaku pencarian digital.
Dengan 2 juta pertanyaan AI per hari dan pangsa sekitar 25 persen dari seluruh pencarian nasional, negara ini memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan mulai bertransformasi dari alat bantu menjadi gerbang utama akses informasi.
Bagi pengguna, AI menawarkan kecepatan dan kemudahan. Untuk industri digital, tren tersebut menjadi tanda bahwa persaingan berikutnya tidak lagi hanya terjadi di halaman hasil pencarian, tetapi juga di dalam jawaban yang diberikan AI kepada pengguna. ***




