DPP NasDem Bakal Didemo, Desak Usut Dugaan Keterlibatan Satori dan Rajiv dalam Kasus Dana CSR BI dan OJK

Konsorsium Masyarakat Jakarta berencana menggelar aksi di DPP Partai NasDem. Massa mendesak pengusutan keterlibatan Satori dan Rajiv dalam kasus dana CSR BI dan OJK.

LENTERAMERAH – Konsorsium Masyarakat Jakarta akan menggelar aksi di depan Kantor DPP Partai NasDem pada pukul 13.00 WIB. Aksi yang diperkirakan diikuti sekitar 15 orang tersebut meminta usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana CSR OJK dan PSBI.


Aksi tersebut dikoordinasikan oleh Erza Putra Mulya. Konsorsium Masyarakat Jakarta menempatkan kasus dugaan penyimpangan dana program sosial Bank Indonesia dan kegiatan penyuluhan keuangan Otoritas Jasa Keuangan sebagai fokus tuntutannya.


Menurut pemberitahuan aksi yang diterima redaksi, massa mendesak agar aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga terkait dalam perkara tersebut.


Dugaan Dua Politisi NasDem Jadi Latar Aksi


Pemilihan Kantor DPP Partai NasDem sebagai lokasi aksi berkaitan dengan munculnya dua nama politisi NasDem dalam perkembangan perkara yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi.


Salah satunya adalah Satori, mantan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi NasDem, yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang terkait penyaluran dana Program Sosial Bank Indonesia dan kegiatan penyuluhan keuangan OJK periode 2020–2023.


Penetapan Satori sebagai tersangka dilakukan KPK bersama anggota Komisi XI DPR lainnya, Heri Gunawan. KPK mengumumkan penetapan keduanya sebagai tersangka pada Agustus 2025.


Sementara itu, nama legislator NasDem Rajiv juga muncul dalam perkembangan penyidikan perkara tersebut. Berdasarkan laporan Detik, KPK pada Oktober 2025 memanggil Rajiv sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dana CSR BI dan OJK.


Rajiv dipanggil dalam kapasitas sebagai pihak swasta.


KPK Tetapkan Satori sebagai Tersangka


KPK menetapkan Satori dan Heri Gunawan sebagai tersangka setelah melakukan penyidikan terkait penyaluran dana Program Sosial Bank Indonesia dan kegiatan penyuluhan keuangan OJK.


Berdasarkan keterangan KPK yang diberitakan Investortrust, penyidikan perkara tersebut bermula dari laporan hasil analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan serta pengaduan masyarakat.


KPK kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak sebelum menetapkan dua anggota Komisi XI DPR periode 2019–2024 sebagai tersangka.


Dalam perkara tersebut, Satori diduga menerima dana dari sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan Bank Indonesia, OJK, dan mitra kerja Komisi XI DPR.


KPK juga menduga adanya tindak pidana pencucian uang dalam perkara tersebut.
Namun, perkembangan hukum terhadap masing-masing pihak tetap berbeda. Satori telah berstatus tersangka, sementara Rajiv dipanggil KPK sebagai saksi dalam proses penyidikan.


Massa Desak Pengusutan Diperluas


Dengan latar belakang tersebut, Konsorsium Masyarakat Jakarta akan mengarahkan aksinya ke Kantor DPP Partai NasDem.


Tuntutan utama massa adalah pengusutan tuntas dugaan korupsi dana CSR OJK dan PSBI serta penelusuran terhadap pihak-pihak yang diduga terkait dalam perkara tersebut.


Aksi yang dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 WIB itu diperkirakan diikuti sekitar 15 orang dengan Erza Putra Mulya sebagai koordinator. ***