LENTERAMERAH – Kaviar merah masih menjadi makanan mewah paling populer di Rusia berdasarkan survei terbaru yang dilakukan media Rusia Kp.ru terhadap 2.100 responden pada Mei 2026.
Sebanyak 50 persen responden mengaku setidaknya membeli kaviar merah sekali dalam setahun. Produk tersebut tetap menjadi simbol hidangan perayaan keluarga Rusia meskipun harga pangan premium terus mengalami kenaikan.
Survei yang dipublikasikan KP.RU juga menunjukkan bahwa setiap orang ketiga di Rusia masih sesekali membeli ikan premium seperti sturgeon atau osetr, salmon Atlantik, dan jenis ikan mahal lainnya.
Sementara itu, 27 persen responden mengaku sama sekali tidak membeli makanan mewah karena alasan penghematan ekonomi.
Kaviar Hitam Makin Sulit Dijangkau
Data KP.RU menunjukkan hanya 5 persen responden yang membeli kaviar hitam atau black caviar yang berasal dari ikan sturgeon.
Pada kuartal pertama 2026, penjualan kaviar hitam di Rusia dilaporkan turun sekitar 22 persen dari sisi volume penjualan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan nilai penjualannya juga mencapai sekitar 12 persen.
Kaviar hitam selama ini dikenal sebagai salah satu produk kuliner paling mahal di Rusia dan dunia.
Berbeda dengan kaviar merah yang berasal dari ikan salmon dan lebih umum hadir di meja perayaan Tahun Baru keluarga Rusia, kaviar hitam masih dianggap sebagai simbol kemewahan kelas atas.
Ikan Sturgeon Dinilai Lebih Rasional
Ketua Persatuan Konsumen Rusia Alexei Koytov menilai dominasi kaviar merah dalam survei tersebut cukup menarik.
Menurutnya, secara harga, beberapa ikan premium justru lebih rasional dibanding kaviar merah.
“Fakta bahwa kaviar merah berada di tempat pertama dalam hal popularitas adalah hal yang logis karena produk ini merupakan simbol pesta dan kemewahan. Namun dengan harga saat ini, seharusnya produk itu bisa disaingi produk lain,” ujar Koytov kepada KP.RU.
Ia menjelaskan bahwa ikan sturgeon bahkan bisa memiliki harga dua hingga tiga kali lebih murah dibanding kaviar merah.
Jamon dan Produk Laut Tetap Diminati
Selain produk perikanan, survei KP.RU juga memperlihatkan warga Rusia masih membeli berbagai produk pangan premium lainnya.
Sebanyak 22 persen responden membeli daging premium seperti jamon dan basturma.
Produk laut premium seperti kepiting dan tiram dipilih oleh 19 persen responden, sementara angka yang sama juga tercatat pada kategori keju elit.
Buah eksotis seperti markisa dan pitahaya dipilih oleh 16 persen responden. Persentase serupa juga muncul pada kategori buah beri langka dan kacang premium seperti cloudberry atau moroška dan kacang pinus Siberia.
Sementara jamur premium seperti porcini dan morel dipilih oleh sekitar 11 persen responden.
Harga Produk Premium Terus Naik
KP.RU mencatat harga produk laut premium dan daging mewah mengalami kenaikan paling tinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, beberapa produk seperti kaviar merah sempat mengalami sedikit penurunan harga dalam setahun terakhir sehingga tetap relatif terjangkau bagi sebagian masyarakat perkotaan Rusia.
Survei tersebut memperlihatkan budaya konsumsi makanan mewah masih bertahan dalam tradisi sosial masyarakat Rusia terutama saat perayaan besar keluarga. ***



