Mengapa Citgo Menjadi Harta Paling Diburu Kreditur Venezuela?

Citgo menjadi aset paling berharga milik Venezuela di luar negeri dan kini menjadi sasaran berbagai kreditur internasional.
Fasilitas Citgo Petroleum yang menjadi bagian sengketa aset Citgo Venezuela.
Perusahaan minyak Citgo berada di pusat sengketa aset Citgo Venezuela antara kreditur, investor, dan pengadilan AS.

LENTERAMERAH – Di tengah upaya restrukturisasi utang luar negeri, satu nama terus muncul dalam hampir seluruh sengketa keuangan Venezuela yaitu Citgo.

Perusahaan penyulingan minyak yang berbasis di Amerika Serikat itu kini menjadi aset Citgo Venezuela yang paling diburu oleh kreditur internasional.

Sebagaimana dilaporkan venezuelanalysis.com, banyak pihak melihat Citgo sebagai sumber pembayaran paling realistis untuk menutupi sebagian kewajiban Venezuela yang diperkirakan mencapai US$170 miliar.

Aset Strategis di Amerika Serikat

Citgo Petroleum merupakan anak usaha tidak langsung dari perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA.

Perusahaan ini mengoperasikan kilang, terminal penyimpanan, dan jaringan distribusi bahan bakar di Amerika Serikat.

Karena berada di wilayah hukum AS, Citgo memiliki nilai strategis yang tidak dimiliki aset Venezuela lainnya.

Bagi banyak kreditur, Citgo menjadi target yang jauh lebih mudah dijangkau dibanding aset-aset yang berada di dalam wilayah Venezuela.

Perusahaan Energi Menuntut Ganti Rugi

Sejumlah perusahaan energi internasional telah memenangkan gugatan arbitrase terhadap Venezuela dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka menuntut kompensasi atas gelombang nasionalisasi yang dilakukan pemerintah Venezuela pada era Hugo Chávez.

ConocoPhillips menjadi salah satu pemegang klaim terbesar dengan nilai mencapai lebih dari US$10 miliar.

Berbagai kreditur tersebut telah bertahun-tahun berupaya memperoleh hak atas aset Citgo Venezuela melalui proses hukum di Amerika Serikat.

Pengadilan Delaware Jadi Medan Pertarungan

Pusat sengketa saat ini berada di negara bagian Delaware.

Di sana, berbagai kreditur berusaha mendapatkan kendali atas saham PDV Holding, perusahaan induk yang menguasai Citgo.

Jika proses hukum berujung pada pelepasan saham, sebagian atau seluruh kepemilikan Venezuela atas Citgo dapat berpindah tangan kepada kreditur.

Situasi tersebut menjadikan Citgo bukan sekadar perusahaan minyak, tetapi simbol pertarungan antara Venezuela dan para penagih utangnya.

Sebagaimana dilaporkan venezuelanalysis.com, masa depan Citgo diperkirakan akan menjadi salah satu isu paling sensitif dalam seluruh proses restrukturisasi kewajiban luar negeri Venezuela yang sedang berlangsung. ***