LENTERAMERAH – Pemerintah Venezuela mulai membuka jalur komunikasi resmi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) di tengah rencana restrukturisasi utang Venezuela yang nilainya diperkirakan mencapai US$170 miliar.
Delegasi Venezuela yang dipimpin Wakil Presiden Bidang Ekonomi Calixto Ortega dan Presiden Bank Sentral Luis Pérez bertemu Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva di Washington DC. Pertemuan tersebut disebut produktif oleh kedua pihak.
Menurut laporan Venezuelanalysis, pembahasan difokuskan pada kerja sama teknis, pemulihan ekonomi, dan stabilitas makroekonomi.
Restrukturisasi Utang Venezuela Mulai Bergerak
Pertemuan ini menjadi sinyal penting karena Venezuela praktis terputus dari lembaga keuangan internasional selama bertahun-tahun akibat krisis politik dan ekonomi yang berkepanjangan.
Pemerintahan yang dipimpin Delcy Rodríguez saat ini sedang menyiapkan restrukturisasi utang Venezuela secara menyeluruh dan bertahap.
Nilai kewajiban luar negeri negara itu diperkirakan mencapai sekitar US$170 miliar, menjadikannya salah satu kasus restrukturisasi utang negara paling kompleks di dunia.
Utang tersebut mencakup obligasi pemerintah, kewajiban perusahaan minyak negara PDVSA, pinjaman bilateral, klaim arbitrase internasional, hingga tunggakan komersial yang menumpuk sejak gagal bayar pada 2017.
Venezuela Tidak Mencari Pinjaman Baru
Caracas menegaskan bahwa tujuan pertemuan bukan untuk meminta paket pinjaman IMF.
Pemerintah Venezuela justru memprioritaskan akses terhadap sekitar US$5 miliar Special Drawing Rights atau SDR yang sebelumnya telah dialokasikan bagi negara tersebut.
Dana tersebut direncanakan untuk mendukung proyek infrastruktur dan layanan publik yang selama bertahun-tahun mengalami tekanan akibat krisis fiskal.
Di saat yang sama, pemerintah juga mulai menjajaki berbagai opsi untuk menata kembali kewajiban luar negeri yang tersebar di berbagai yurisdiksi hukum.
Pembahasan restrukturisasi diperkirakan akan melibatkan kreditur swasta, lembaga internasional, serta negara-negara yang selama ini menjadi pemberi pinjaman utama bagi Venezuela. ***


